Selasa, 11 Agustus 2020

Ultah ke-3 The Yudhoyono Institute SBY Luncurkan Dua Buku Monograf

Cikeas - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meluncurkan dua buah buku monograf terbaru, Senin (10/8) malam. Buku yang pertama berjudul 'Dunia Damai Jika Keadilan Tegak, No Justice No Peace'. SBY mengatakan peristiwa kerusuhan yang terjadi di Amerika Serikat jadi salah satu alasan SBY menulis buku tersebut.


"Di antaranya iya, tapi bukan hanya gerakan di Amerika serikat, gerakan kaum kulit hitam yang kita kenal dengan semboyan black lives matter, itu juga mendasari saya menulis buku ini, tetapi dua tahun terakhir ini juga di berbagai belahan dunia juga ada protes-protes sosial yang bersifat global," kata SBY di Lavani Sports Center,  Bogor, Jawa Barat, Senin.


Ia mencontohkan, ketika masih menjabat sebagai presiden, terjadi gelombang besar di Timur Tengah yang dinamakan Arab Spring. Kemudian, imbuhnya, perubahan dramatis juga terjadi di Eropa.


"Karena itu penting barangkali untuk kita semua masyarakat Indonesia bahkan teman-teman kita masyarakat dunia  bahwa banyak hal yang bisa kita pelajari mengapa itu terjadi," ujarnya.


Selain itu, disaat bersamaan, mantan ketua umum Partai Demokrat itu juga menulis buku berjudul 'Pandemi Covid-19, Jangan Ada yang Dikorbankan Manusia dan Ekonomi, Keduanya Dapat Diselamatkan'. Dalam buku tersebut SBY menyampaikan pandangan, pemikiran, serta pengalamannya dalam menangani krisis.


"Saya menulis buku ini dengan niat yang baik. Buku ini potret apa yang terjadi di dunia, saya tidak menggurui, tidak menguliahi dan tidak menyalahkan siapa-siapa. Tapi dari potret saya pengalaman saya dalam menangani krisis, pengetahuan saya, saya tulis lah buku ini," ungkap SBY.


"Dengan demikian bagi saudara-saudara kami rakyat Indonesia, setelah membaca dua buku ini, begini saja, kalau cocok diambil, kalau tidak cocok lupakan saja, kira-kira seperti itu, mudah-mudahan ada gunanya untuk rakyat kita," imbuhnya.


Peluncuran buku tersebut bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-3 The Yudhoyono Institute.


Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang merupakan Direktur Eksekutive dari Yudhoyono Institute mengatakan buku SBY memuat Fresh Perspective.


"Buku ini memuat ‘fresh perspective’ dari beliau tentang keadilan dan kedamaian, serta bagaimana kita menyelamatkan jiwa manusia dan ekonomi dalam masa pandemi Covid-19 ini," tutur AHY


Buku-buku ini bisa didapatkan secara eksklusif di website resmi @yudhoyonoinst.


AHY sangat bersyukur dengan kembali berkaryanya ayahanda tercintanya.


"Alhamdulillah, kami sekeluarga bahagia melihat Bapak SBY kembali bersemangat untuk berkarya dan menyumbangkan gagasan dan pemikirannya untuk masyarakat Indonesia dan dunia. Insya Allah, dengan kapasitasnya sebagai Chairman TYI, beliau akan semakin aktif berkontribusi bagi negeri," ujarnya


AHY juga mengucapkan selamat atas peluncuran dua buku karya SBY.


"Selamat atas peluncuran 2 buku monografnya, Pepo. Selalu menjadi inspirasi kita semua," tukasnya

Utama

Berawal Kenalan di Aplikasi Kencan, Saat Bercinta Youtuber Dihabisi dan Dimutilasi Jadi 11

Jakarta - Polisi menemukan sosok mayat laki-laki diduga menjadi korban mutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu sore, 16 S...