Kamis, 06 Agustus 2020

Anak Yatim Jual Ayam Kesayangan Demi Beli Handhphone untuk Belajar Online

Bogor - Deni Mulyadi (14 tahun) seorang anak yang telah ditinggal pergi oleh orang tuanya ini berjuang untuk bisa mengikuti kegiatan belajar secara daring.

Deni  bersekolah di di MA Matla'ul Anwar, Rumpin, Parung Panjang Kabupaten Bogor, ia saat ini tak bisa mengikuti kegiatan belajar secara daring bersama teman-temannya karena ia tak punya smartphone.

Ayahnya sudah lama meninggal, sedangkan ibunya, Munawaroh (52) penjual pensil dan buku di dekat sekolah tempat belajar Deni, dengan penghasilan hanya 10ribu rupiah. 

"Jangankan beli hape, buat makan aja cuma kebeli seliter beras sehari," ujar Ibu Munawaroh. 

Karena itulah, Deni terpaksa ingin menjual ayam kesayangan yang sejak kecil ia rawat dan besarkan. 

"Saya mau jual ayam buat beli hp, soalnya ibu ga punya uang dan saya kepingin lanjut sekolah" ucap Deni.

Deni yang sejak kecil sudah ditinggal ayahnya, kini hanya tinggal bersama ibu dan neneknya. Rumah yang mereka tempati pun hanya terbuat dari tempelan kayu yang mereka kumpulkan dari meminta ke tetangga.

Tinggal di rumah yang tak layak huni, tidak membuat Deni patah semangat dan menjadi anak yang malas. Remaja ini pun rajin membantu ibunya jika sudah pulang sekolah. Jarak sekolah dari rumah sekitar tiga kilometer ia tempuh dengan berjalan kaki. Namun, kondisi saat ini memaksa ia harus beradaptasi dengan era baru pendidikan.

Yuk bantu Deni dan ribuan anak-anak yang berjuang untuk bisa mengikuti kegiatan belajar daring melalui program Donasi Smartphone atau berupa bantuan uang pendidikan dalam program Yatim Bright Sekolah Relawan.

#Copypastesekolahrelawan

Utama

Berawal Kenalan di Aplikasi Kencan, Saat Bercinta Youtuber Dihabisi dan Dimutilasi Jadi 11

Jakarta - Polisi menemukan sosok mayat laki-laki diduga menjadi korban mutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu sore, 16 S...