Jumat, 24 Juli 2020

Tukang Pijit Keliling Manfaatkan Kesempatan Puasin Hasratnya Ke Pelanggan Wanita

Surabaya - Sungguh bejat kelakuan tukang pijat keliling di Surabaya ini. Dia disewa jasanya untuk memijat, ternyata malah merudapaksa istri pelanggannya.

Pelaku bernama Dwi Apriyanto (40), kabarnya bapak dua anak itu sudah menjadi tukang pijat panggilan sejak sembilan tahun lalu.

Korbannya seorang ibu rumah tangga berusia 18 tahun, sebut saja dengan nama samaran Bunga.

Aksi bejat itu dilakukan pelaku di sebuah ruang kamar di kediaman korban, pada Selasa (21/7/2020) kemarin, sekitar pukul 19.00 WIB.

"Jadi tukang pijat keliling itu pelaku diundang ke rumah korban," ujar Kapolsek Sukolilo, AKP Subiyantana, Kamis (23/7/2020).

Ceritanya, ungkap Subiyantana, sebelum merudapaksa korban, pelaku saat itu memang sedang dipanggil jasanya oleh suami korban untuk memijat Bunga yang belakangan mengeluh sakit nyeri pada bagian perut.

"Sehari sebelumnya korban sempat mengeluh kesakitan diperutnya, lalu panggil jasa tukang pijat," tuturnya.

Suami korban semula tidak merasa aneh dengan gelagat pelaku. Apalagi pelaku juga dikenal berpengalaman memijat sejak sembilan tahun lamanya.

Namun setelah 30 menit berselang, kecurigaan suami korban terhadap pelaku, akhirnya muncul.

Semula tidak ada yang mencurigakan. Dwi memijat bagian-bagian tubuh Bunga untuk menyembuhkan sakit. Tetapi lalu ada permintaan yang agak aneh.

“Selanjutnya korban disuruh membuka celana dalamnya dan memakai sarung. Sampai akhirnya kaki korban ditekuk dan dipijat. Tapi tak disangka ternyata pelaku (tukang pijat.red) ini buka celana juga dan dimasukkan itunya pelaku ke milik korban,” jelas Kanit Reskrim Polsek Sukolilo Iptu Abidin dalam gelar perkara di Mapolsek Sukolilo Surabaya, Kamis (23/7/2020).

Sontak Bunga merasa kaget dan merasa sakit. Dia hendak berteriak namun Dwi dengan cepat membekap mulut Bunga. Sambil menikmati, pelaku akhirnya tak tahankan diri dan mencapai ‘puncak’. 

Karena mendengar suara istri yang mencurigakan, suami Bunga pun nekat masuk ke kamar. Pemicunya, suara gaduh dari dalam kamar dan sesekali diikuti suara teriakan lirih dari istrinya.


Sampai akhirnya melihat ukang pijat ini dalam kondisi layaknya pasutri resmi beradegan dewasa. Tak terima, korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukolilo.

“Pelaku ini tukang pijat keliling selama 9 tahun mengaku bisa memijat bagian perut yang sakit. Tapi kejadian pencabulan tersebut sudah dilaporkan dan kita tangani. Pelaku akan dijerat UU tindak pidana pencabulan. Pasalnya 289 KUHP, penjara 9 tahun," tukasnya.

Utama

PP Muhammadiyah Apresiasi Partai Demokrat Yang Terus Bangun Komunikasi dan Dengarkan Suara Rakyat

Jakarta : Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali melanjutkan silaturahmi politiknya. Setelah sebelumnya mengunjun...