Minggu, 05 Juli 2020

Maling Kambing Malah Motornya Ketinggalan Tertangkap Dech

Purbalingga - maling kambing berhasil ditangkap Polsek Kejobong dan Polres Purbalingga. Peristiwa maling kambing itu terjadi di Desa Gumiwang pada akhir Juni 2020 lalu.

Pelaku pencurian kambing adalah pria berinisial WH (36). WH adalah warga Desa Gelang, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara.


Korban pencurian bernama Sokana. Pria lanjut usia berumur 70 tahun itu semula mendengar suara gaduh, jelang subuh. Sumber suara itu berasal dari kandang kambing.

"Waktu itu korban terbangun sekitar pukul 02.00 WIB. Korban langsung mengecek ke kandang kambing.Tiba-tiba ada orang berlari dari arah kandang kambing. Dia coba kabur, karena ketahuan," kata AKP Suswanto.

Korban pun berteriak dan meminta tolong, berharap warga setempat segera datang. Korban juga berupaya mengejar pelaku.

Warga pun berdatangan mendengar teriakan korban. Mereka turut mengejar si maling. Sayangnya, pelaku berhasil kabur tanpa jejak.
Warga semula kecewa. Namun kekecewaan itu mendadak sirna saat mereka kembali ke kandang kambing.
Ternyata ada sepeda motor misterius di dekat kandang. Sepeda motor itu diduga milik maling.

Mereka pun mendatangi kantor Polsek Kejebong. Warga melaporkan kejadian pencurian itu.

Polisi mendatangi TKP, lalu mengamankan 1 unit sepeda motor yang tertinggal tadi. Berdasarkan kendaraan yang tertinggal di lokasi, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi pemiliknya.

Pemilik sepeda motor diduga merupakan pelaku percobaan pencurian kambing di Desa Gumiwang.

"Setelah teridentifikasi kita coba lakukan penangkapan tersangka. Namun karena selalu berpindah tempat ia baru bisa diamankan Kamis (2/7/2020) saat pulang ke rumahnya," kata kapolsek.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa saat diamankan, tersangka mengakui semua perbuatannya.

Ia juga mengaku telah empat kali mencuri kambing di tempat yang sama. Namun hanya berhasil sekali membawa lari kambing milik korban.

Barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya satu sepeda motor jenis Honda Genio warna hitam bernomor polisi R-3437-IM, tas berisi pisau kecil, tatah kecil, besi, lakban hitam, kantong kandi plastik warna putih, sarung warna coklat motif kotak- kotak, dan sandal warna cokelat merk Gosom.

"Tersangka merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor di Banjarnegara dan pernah menjalani hukuman pada tahun 2008," kata kapolsek.

Kapolsek menambahkan, saat ini tersangka masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hal itu untuk mendapat informasi lanjutan demi pengembangan kasusnya.

"Kepada tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ancaman hukuman pasal tersebut maksimal 9 tahun penjara," pungkasnya.

Utama

PP Muhammadiyah Apresiasi Partai Demokrat Yang Terus Bangun Komunikasi dan Dengarkan Suara Rakyat

Jakarta : Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali melanjutkan silaturahmi politiknya. Setelah sebelumnya mengunjun...