Minggu, 05 Juli 2020

10 Ustadz Tangani Teror Mistis di Rumah Warga Cianjur

Cianjur - Warga Kampung Citengkor, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, digegerkan dengan munculnya gangguan mistis di salah satu rumah warga. Yaitu, Yanih (47) dan keluarganya mengalami banyak teror di luar nalar. Mulai dari bayangan yang terus bermunculan hingga perabotan rumah yang melayang dan terbanting dengan sendirinya.     

Gangguan mistis ini sudah dialami Yanih sekeluarga selama kurang lebih dua pekan lamanya. Hingga kini hal itu pun masih terus terjadi. Bahkan Kepala Desa Sukabakti, Tatang, memanggil 10 ustadz untuk menetralisir rumah tersebut dengan doa, zikir dan bersholawat pada Jumat (3/7/2020) malam.   

Upaya pengusiran mahkluk gaib yang meneror keluarga Yanih pun turut mengundang rasa penasaran warga sekitar. Alhasil, tidak hanya ustadz saja yang mengirimkan doa melainkan seluruh warga yang datang ke lokasi pun turut mendoakan keselamatan keluarga Yanih.  

"Insyallah setelah ini, mahkluk halus tidak akan mengganggu lagi di rumah ini, sebab tidak ada ilmu lain yang lebih tinggi selain ilmu Allah," kata Ustadz Asep Rohmat via sambungan telepon seluler, Sabtu (4/7/2020)

Ustadz Asep mengimbau warga untuk lebih mendekatkan diri pada Sang Pencipta dan banyak membaca Alquran. Tak lupa selalu berdoa guna menjauhkan keluarga dari gangguan makhluk gaib.

"Gangguan yang terjadi tidak lain untuk merusak akidah manusia supaya keluar dari ajaran Islam. Makanya perkuat iman, dekatkan diri dengan Allah, perbanyak ibadah," tutur Asep menambahkan.

Kepala Desa Sukabakti Tatang menuturkan aktivitas tersebut rencananya digelar selama beberapa hari hingga gangguan benar-benar hilang. 

"Tidak sekali, tapi akan dilakukan beberapa hari. Ini juga sebagai langkah menenangkan masyarakat supaya tidak lagi resah. Kita percayai ada hal gaib, tapi kita harus tetap berfikir positif," ujar Tatang.

Yanih mengaku usai digelar doa bersama, sejak malam hingga pagi hari, belum terjadi lagi teror 'makhluk gaib' di rumahnya. 

"Semoga memang tidak ada lagi, saya sudah lelah. Tinggal pun jadi tidak nyaman, apalagi di rumah ada anak kecil, takutnya kenapa-kenapa," ucap Yani.


Meja-Kursi Terbang

Pada awal gangguan, Yanih mendapati meja dan kursi di ruang makannya bergerak dengan sendiri, seperti berpindah dari tempat asalnya. Sementara itu, gangguan yang diterimanya setiap hari semakin menakutkan. Perabotan yang awalnya bergeser, beberapa kali terbang dan terbanting. Bahkan kaki meja makannya sampai patah.

Gangguan mistis ini tidak hanya terjadi pada malam hari, tapi juga berlangsung di siang hari. "Awalnya gerak sendiri, bergeser, sempat terbang dan terbanting. Makanya ada yang rusak. Sama saudara sampai sempat ditali pakai kawat yang dililitkan ke paku biar tidak bergeser atau terbang lagi," ujar Yanih.

Hal mistis yang meneror Yanih dan keluarganya ini memang tak menampakkan wujud. Namun sesekali penampakan berupa sekelebat bayangan, kerap terlihat di kamar dan ruang tamu.

"Kalau ke orang dewasa nggak pernah memperlihatkan langsung. Kalau anak saya yang paling kecil sering melihat sosok makhluk gaib itu. Malahan anak saya itu tau, kalau makhluk Gaib itu datang dan diam di kamar dan kadang di ruangan lainnya," kata Yanih.

Mak Jujun (67), ibu Yanih, pernah mengalami gangguan di rumah tersebut. Mak Jujun yang sedang masak dibuat kaget dan merinding, sebab api di tungku tiba-tiba mati.

"Selain itu kepala Emak tiba-tiba ada yang melempar pakai perabotan masak," kata Mak Jujun.

Disaksikan Banyak Orang

Bukan settingan belaka, banyak tetangga dan warga sekitar yang ternyata juga pernah turut menyaksikan langsung 'gangguan mistis' tersebut. Puncaknya ketika selesai menggelar pengajian di rumah Yanih, para mahkluk halus merusak perabotan rumah.

Seperti merusak pintu rumah dan engsel pintu dengan mencabut paku yang menempel. Sontak, Yanih langsung berteriak meminta pertolongan. Sementara itu, warga yang kembali ke rumah untuk mengecek juga sama terkejutnya melihat kejadian janggal itu.

"Sekitar 18 orang warga yang melihat langsung ke rumah itu. Benar saja, kursi pada terbang seolah olah ada yang menggerakkan hingga terlempar dan terdengar suara bantingan," ucap Nahrudin, salah satu warga setempat.

Egi Bejo (27), warga lainnya, mengatakan kejadian horor tersebut memang sulit dipercaya. Namun, dia mengaku sudah beberapa kali menyaksikan langsung kejadian aneh di rumah Yanih.

"Namanya perabotan gerak sendiri, alat makan terbang, dan meja terguling itu saya lihat sendiri. Meski kadang berusaha tidak percaya juga, karena beberapa kali lihat langsung jadinya antara percaya dan tidak percaya," tutur Egi.


MUI Cianjur Angkat Bicara

MUI Kabupaten Cianjur angkat bicara terkait hebohnya teror rumah 'hantu' di Naringgul. Ketua MUI Cianjur Abdul Rauf mengatakan hal yang gaib seperti jin dan sejenisnya memang ada.

"Kita memang meyakini jika hal gaib itu ada. Tapi bukan berarti terlalu membesarkan apalagi berkeyakinan berlebih," ujar Abdul.

Dia mengimbau masyarakat agar lebih berserah diri dan banyak berdoa agar dihindarkan dari bahaya dan gangguan jin ataupun setan. "Semuanya ciptaan yang Maha Kuasa, maka berdoalah kepada-Nya. Dijauhkan dari hal tersebut. Intinya perbanyak berdoa, zikir, dan salawat," kata Abdul.

Terkait adanya masyarakat yang mengaitkan kejadian mistis di rumah Yanih dengan kematian pencuri yang dikeroyok massa, Abdul Rauf menegaskan hal itu jangan menyangkutpautkan. Apalagi kalau warga percaya gangguan tersebut merupakan ulah arwah gentayangan.

"Yang meninggal itu sudah putus hubungan dengan dunia. Tidak ada yang namanya arwah gentayangan, jangan sampai mempercayai hal itu. Jin dan setan itu bisa menyerupai siapa saja. Lebih baik doakan almarhum, dan perbanyak salawat serta doa agar dihindarkan dari ulah jin ataupun setan," kata Abdul.

Wah, bagaimana menurutmu? Apa yang akan kalian lakukan jika hal yang sama terjadi di rumah kalian? Pindah rumah atau melakukan ritual pengusiran mahkluk halus? Tuliskan pendapat kalian di kolom komentar, ya!

Utama

Ditemani Sule, Nathalie Holscher Jadi Mualaf

  Kabar kali ini datang dari Nathalie Holscher. Sang penyanyi yang juga pemain model tersebut akhirnya memutuskan untuk menjadi mualaf. Dite...