Selasa, 23 Juni 2020

Polisi Tembak Bandit Sadis Pelaku Pembunuh Anggota TNI

Surabaya  – Personel Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim tembak mati dua warga Kabupaten Pasuruan. Polisi menilai, keduanya merupakan bandit sadis yang beraksi di 24 lokasi di Jawa Timur.

Bandit itu adalah Heru Kustiawan (25), warga Dusun Batuan, Desa Batuan, Kecamatan Nguling dan Samsul Huda (20), warga Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Dari laporan data didapatkan penjelasan, Heru dilumpuhkan polisi di kediamannya pada Jumat (19/6/2020) lalu. Sedangkan Samsul dilumpuhkan petugas pada saat diringkus di Mojokerto.

Pelaku ditembak karena melawan petugas dengan celurit. Bahkan, sempat melempar bondet agar tak ditangkap polisi. “Kepada keduanya, petugas sudah melakukan upaya kemanusiaan, pertolongan, dan kemudian tersangka meninggal dunia,” terang Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andik pada Senin, 22 Juni 2020.

Berdasarkan catatan kepolisian, mereka dilaporkan telah beraksi di 24 lokasi di Jatim. Di antaranya, Sidoarjo, Mojokerto, Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, Kota Pasuruan, dan Kabupaten Pasuruan. Kedua pria itu dikenal sadis dan tega terhadap korbannya saat beraksi. Membunuh sekali pun mereka tetap lakoni.

“Ada 24 laporan polisi sejak tahun 2019 sampai dengan 2020. Salah satunya  Probolinggo di bulan September 2019, yang mengakibatkan anggota TNI Babinsa Kodim Probolinggo, meninggal dunia,” ungkap perwira dengan 3 melati di pundak itu.

Kasus kriminal mereka di Kota Probolinggo, terjadi di Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran pada 24 September 2019. Keduanya beraksi di rumah H Karyadi sekitar pukul 02.00 WIB. Karyadi yang tidur, terbangun ketika mendengar suara gaduh di dalam rumahnya. Saat mengecek kondisi rumahnya, Karyadi memergoki aksi pencurian motor Kawasaki Ninja berwarna merah bernopol P 3898 GJ milik keponakannya, Bagas (20).

Karyadi lantas menghubungi Babinsa setempat, yakni Sertu Bambang Irawan. Anggota Kodim 0820 Probolinggo itu, lantas mendatangi rumah Karyadi. Saat berusaha menangkap pelaku, terjadi perkelahian. Hingga salah satu pelaku mengeluarkan celurit dan menebaskan ke tubuh Bambang.

Tebasan itu, mengenai tangan dan perut hingga Bambang tumbang. Melihat korban tumbang, pelaku langsung melarikan diri. Sementara Bambang oleh warga dievakuasi ke rumah sakit. Namun, meski sempat menjalani perawatan, Sertu Bambang akhirnya mengembuskan napas terakhir karena kehabisan darah.

“Dalam kejadian di Probolinggo, pelaku SAM bertindak sebagai joki atau pengemudi kendaraan yang mengantarkan HK ke lokasi. Kami dari penyidik Ditreskrimum Polda Jatim lakukan penelusuran sampai akhirnya melakukan penangkapan,” tandas Trunoyudo. (ist)

Utama

Berawal Kenalan di Aplikasi Kencan, Saat Bercinta Youtuber Dihabisi dan Dimutilasi Jadi 11

Jakarta - Polisi menemukan sosok mayat laki-laki diduga menjadi korban mutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu sore, 16 S...