Senin, 11 Mei 2020

Si Abah Ngaku Sehari Dapet 1.500 Ternyata Rumahnya Berlantai Dua dan Memiliki Motor

Bandung : Dunia maya belum lama ini digegerkan dengan viralnya video berdurasi singkat tentang seorang kakek yang dikenal sebagai Abah Tono. Dalam video viral itu, Abah Tono mengaku jika ia memiliki penghasilan Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per-harinya.

Video itu pun tak ubahnya membuat warganet terenyuh dan terdorong memberikan bantuan kepada Abah Tono. Hingga akhirnya, kediamannya di Kampung Babakan Sondiri RT 02/07 Desa Pangauban, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung banyak didatangi oleh orang-orang baik hati yang hendak menyalurkan bantuan.

Kondisi itu ternyata sangat disayangkan warga atau tetangga sekitar rumah Abah Tono. Karena selama ini, Abah Tono dinilai sebagai sosok yang mampu memiliki rumah bertingkat hingga kendaraan roda dua. Saat ini, proses pembangunan rumahnya pun belum rampung.

Dilansir dari Pikiranrakyat.com, dijelaskan jika Abah Tono dulunya bekerja di kebun sebagai petani. Saat pulang ke rumah, Abah Tono selalu berjalan kaki dengan pakaiannya yang lusuh dan kotor setelah berkebun. Tapi saat di jalan, ternyata ada seorang yang merasa iba dan memberi bantuan.

Sejak saat itu, Abah Tono diketahui tidak lagi bekerja di kebun. Melainkan lebih sering berdiam diri di depan toko serbaguna dengan membawa beberapa barang bekas. Sehingga membuat orang-orang yang melihatnya pun merasa iba.

Pasca viral, kediaman Abah Tono pun kemudian didatangi oleh perangkat daerah sekitar. Salah satunya adalah berharap agar tak ada lagi kegaduhan pasca viralnya video tersebut.

Kepala Desa Pangauban Enep Rusna mengatakan, warga tidak terima dengan pernyataan Abah Tono yang mengaku berpenghasilan Rp 1.500-2.000/ hari dan bahkan tidak makan. Hal itu menyinggung tetangga Abah Tono yang seakan-akan tidak pernah memberikan pertolongan pada tetangganya tersebut.

"Bisa dilihat tiga tingkat meskipun belum rampung. Lumayan juga kondisi di dalam rumah. Motor dua, dia sama anaknya masing masing satu," kata Enep kepada wartawan, Minggu (10/5/2020).

Sementara kondisi rumah Abah Tono memang benar rumah permanen tingkat dua yang belum tuntas, satu sepeda motor milik menantunya saat itu terparkir di rumahnya dan satu unit honda beat putih milik Abah Tono ada di dalam rumahnya.

"Kemarin dia sudah meminta maaf ke RT dan RW, disaksikan juga oleh saya camat dan kapolsek juga. Sekarang rumahnya terkunci, karena dia malu, kedua tekanan dari anaknya, karena anaknya yg malu. Karena kedua anaknya kerja," jelas Enep.

Utama

PP Muhammadiyah Apresiasi Partai Demokrat Yang Terus Bangun Komunikasi dan Dengarkan Suara Rakyat

Jakarta : Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali melanjutkan silaturahmi politiknya. Setelah sebelumnya mengunjun...