Kamis, 07 Mei 2020

Gempa 7,3 SR Membuat Warga Maluku Panik Enggan Balik Ke Rumah

Maluku : Gempa bermagnitudo 7,3 mengguncang Maluku Barat Daya dan Kepulauan Tanimbar, Rabu (6/5/2020) pukul 22.53 WIT.

Salah satu warga, Caleb Orno mengatakan, gempa terasa sangat kuat.

Getaran gempa membuat warga panik berhamburan keluar rumah. 

Saat ini Caleb dan warga lainnya masih di luar rumah mencari tempat aman.

"Kita masih di luar, belum berani masuk ke rumah. Kalau soal rumah rusak saya belum tahu,” ujar Caleb saat dihubungi Kompas.com, Rabu malam.

Warga Kepulauan Tanimbar, Simon Barutresia yang dikonfirmasi juga merasaka guncangan yang begitu kuat.

“Paling kuat sekali di sini,” kata Simon via WhatsApp.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Ambon, Andi Azhar Rusdin menjelaskan, selain di Tepa dan Tanimbar, guncangan juga terasa di Dobo, Kepulauan Aru, Tual, Banda, Maluku Tengah, hingga ke sejumlah daerah di Papua seperti di Sorong, Fak-Fak, Kaimana, dan daerah lain.

Sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan dari guncangan gempa tersebut.

“Sampai saat ini kita belum terima laporan adanya dampak kerusakan,” katanya. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan penyebab gempa yang terjadi di Maluku. Gempa bermagnitudo 7,3 mengguncang Maluku pada pukul 20.53 WIB.

Menurut BMKG, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi di Maluku merupakan jenis gempabumi menengah. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme sesar naik ( Thrust Fault ).

"Gempa Maluku akibat adanya aktivitas subduksi Laut Banda," ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangannya, Rabu (6/5/2020).

Dia menambahkan, guncangan gempa bumi ini dirasakan di Saumlaki dengan intensitas III-IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), di Banda, Dobo, Tual, Sorong, Fak-Fak, Kaimana, Tiakur dengan intensitas III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), di Merauke, Manokwari, Kupang, Alor , Waingapu dengan intensitas II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ).

Utama

Berawal Kenalan di Aplikasi Kencan, Saat Bercinta Youtuber Dihabisi dan Dimutilasi Jadi 11

Jakarta - Polisi menemukan sosok mayat laki-laki diduga menjadi korban mutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu sore, 16 S...