Sabtu, 04 April 2020

Saddil Ramdani Terancam Hukuman Penjara 7 Tahun dan Pemecatan Dari Bhayangkara FC

Kendari : Saddil Ramdani adalah seorang pesebak bola muda berusia 21 tahun berbakat milik "Bhayangkara FC'. Pemain yang juga berposisi sebagai winger tersebut telah membela Bhayangkara fc sejak liga 1 mulai di gelar februari 2020 lalu


Karir Saddil Ramdani terbilang sangat bagus, dia mengawali karir sepak bola profesional sebagai pemain Persela Lamongan. karna penampilannya yang dianggap bagus, saddil ahiirnya pindah ke klub malaysia untuk bergabung dengan Pahang FA. Satu musim membela Pahang FA ahirnya Saddil Ramdhani memutuskan untuk kembali ke Indonesia untuk membela Bhayangkara FC.

Ia pun diberi kepercayaan oleh pelatih timnas indonesia, bahkan di usia 18 tahun Saddil Ramdhani telah menjadi pemain andalan timnas indonesia. Sebuah pencapaian yang sangat luar biasa bagi seorang pemain sepak bola

Dalam perjalanan karir sepak bola, Saddil Ramdani tersandung beberapa kasus hukum yang harus di jalaninya, pada  2018 silam Saddil Ramdani di laporkan kepolisi karna kasus penganiayaan yang di lakukan ke pacarnya sendiri,

Kini, kasus serupa (penganiayaan) kembali terjadi, seorang warga di Kendari, Sulawesi Tenggara melaporkkan Saddil Ramdani ke kantor polisi dengan kasus penganiayaan.

Saddil Ramdani harus menjalani pemeriksaan, Hasil pemeriksaan kali ini, Saddil telah di tetapkan sebagai tersangka dan karena telah melanggar dua pasal KUHP dan terancam hukuman tujuh tahun penjara.

"Untuk perkara atas nama Saddil sudah naik ke tingkat penyidikan, sekarang statusnya sudah kami naikkan sebagai tersangka," Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Muh Sofwan Rosyidi kepada wartawan di Kendari, Sabtu (4/4/2020).

Sedangkan korban baru hari ini akan menjalani pemeriksaan. Karena sejak.kejadian korban belum bisa dimintai keterangan.

Ditambahkan Sofwan, pemain berusia 21 tahun itu tak ditahan. Melainkan hanya wajib lapor dalam statusnya sebagai tersangka.

Saat ini Saddil diduga sedang berada di luar Kota Kendari. Polres Kendari tak mempermasalahkan hal itu, yang penting eks Persela Lamongan tersebut bisa memenuhi kewajiban lapor saat dipanggil.

"Nantinya Saddil hanya kami kenakan wajib lapor. Tetap sebagai tersangka, tapi masalah penahanan itu kewenangan penyidik," tutur Sofwan.

Menurutnya yng penting Saddil bisa memenuhi syarat objektif dan subjektif, itu kewenangan penyidik masalah penahanan. Sadiil terancam dikenakan Pasal 351 ayat 1 dan 170 KUHP, ancaman hukumannya 7 tahun penjara.

Selain terancam hukuman penjara maksimal 7 tahun Saddil pun terancam dipecat dari tim nya yang sekarang Bhayangkara FC.

"Kami menyerahkan proses hukum kepada Polres Kendari," kata Manajer Bhayangkara, I Nyoman Yogi Hermawan, dikutip dari rilis resmi klub.


Ancaman pemecatan itu ada dalam kontrak Saddil bersama klub. Hal itu tertuang dalam Pasal 12 poin 2.a dalam kontrak pemain Bhayangkara.

Pasal itu menyebut bahwa kontrak Saddil Ramdani bersama Bhayangkara FC bisa berakhir jika ia terjerat hukum pidana. Pemain berusia 21 tahun dikontrak satu tahun awal Februari 2020.

"Kami tunggu proses penyelidikan pihak berwajib. Setelah itu, kami akan membahasnya dalam rapat manajemen," tutup Nyoman mengakhiri pernyataan.

Utama

Dialog Dengan Pedagang Kaki Lima, Ketum AHY Luncurkan Gerakan Nasional Demokrat Bina UMKM

Jakarta : Di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, banyak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terdampak. Usaha mereka sepi pembeli...