Rabu, 29 April 2020

Gegara Hutang Tega Tembak Kepala Teman Tiga Kali

Bandung : Lantaran masalah hutang membuat M Jemmi alias Tomy (29) bertindak brutal menghabisi nyawa Eep Sujana (50) dengan cara 
menembak kepala Eep tiga kali, lalu membuang mayatnya ke Sungai Citarum.

Korban merupakan warga Kampung Bukit Indah Kahuripan, Desa Ciheulang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pegawai swasta tersebut tewas di pinggir bantaran Sungai Citarum atau tepatnya Curug Jompong, Kabupaten Bandung Barat, dengan posisi tubuh terikat pada sebuah bandul besi, 10 April 2020.

Tanpa terlihat menyesal, Tomy mengaku telah membunuh Eep pada 7 April 2020. Korban dihabisi pelaku dengan cara ditembak sebanyak tiga kali di dalam mobil saat melintas di ruas jalan Tol Soroja, Soreang, Kabupaten Bandung.

"Saya habisin korban di dalam mobil. Saya tembak kepala belakang dua kali sampai tembus, satu tembakan lagi meleset kena kaca," ucap Tomy saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Selasa (28/4/2020).

Tomy mengaku kesal kepada Eep lantaran tidak memiliki itikad baik untuk membayar utang sebesar Rp 170 juta. Utang tersebut belum dibayarkan korban selama setahun lebih.

"Dia enggak punya itikad baik membayar utangnya. Saya jemput dia, selama dua jam di perjalanan saya tanya kapan mau bayar, tapi dia enggak mau bayar. Akhirnya saya eksekusi," kata Tomy.

Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki mengungkapkan pembunuhan itu bermula ketika Tomy bersama dua orang temannya menjemput korban untuk menagih utang.

Utang tersebut berasal dari jual-beli mobil antara pelaku dan korban. Saat pelaku sudah melunasi uang jual-beli mobil, ternyata mobil tersebut menunggak cicilan sehingga ditarik leasing saat digunakan.


"Tersangka ini menagih utang kepada korban hasil penjualan mobil karena mobilnya ditarik leasing. Ternyata korban menolak, akhirnya dibawa keliling sampai Tol Soroja. Di situ, korban kemudian ditembak tiga kali sampai meninggal di tempat," tutur Yoris.

Setelah meninggal, korban kemudian dibawa ke rumah tersangka. "Tersangka membawa bandul besi sebagai pemberat sebelum membuang pelaku ke aliran Sungai Citarum," ucap Yoris.

Senjata yang digunakan pelaku ialah revolver rakitan. Polisi turut mengamankan 34 butir peluru yang sebagian sudah digunakan mengeksekusi korban.

Utama

PP Muhammadiyah Apresiasi Partai Demokrat Yang Terus Bangun Komunikasi dan Dengarkan Suara Rakyat

Jakarta : Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali melanjutkan silaturahmi politiknya. Setelah sebelumnya mengunjun...