Minggu, 08 Maret 2020

XTC Eling Bertekad Teruskan Shalawatan Gagasan Kang Ayip

Cirebon : Kehilangan mendalam dirasakan oleh anak-anak XTC Eling atas kepergian KH Ayip Abbas bin KH Abdullah Abbas Buntet, Sabtu (7/3) dini hari. Almarhum meninggal di Rumah Sakit Jantung Hasna Medika Palimanan Cirebon.

Kyai yang lebih akrab dengan sebutan Kang Ayip pernah menempuh studi di Lucknow, Uttar Pradesh, India di bawah bimbingan Syekh Abul Hasan Ali Hasani An-Nadwi, seorang ulama tersohor dari Negeri Bollywood pada abad 20.

Khidmatnya pada Nahdlatul Ulama ditunjukkan dengan keaktifannya sebagai Dewan Khos Pimpinan Pusat Pencak Silat Pagar Nusa dan pengurus Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) PBNU. Jauh sebelum itu, ia juga turut mendampingi ayahnya, KH Abdullah Abbas, sosok kiai sepuh yang sangat dihormati oleh Gus Dur.

Sejak 2012 Kang Ayip dengan sabar membimbing anak-anak motor XTC. Tidak sedikit cibiran yang ditujukan kepada beliau seolah melindungi genk motor.

Namun kesabaran dan istiqomahnya membuahkan hasil dan mampu memperbaiki moral anak-anak XTC khususnya kota Cirebon.

Tahun 2017 Kang Ayip memberikan nama XTC Eling kepada XTC kota Cirebon yang rutin mengikuti shalawatan setiap malam sabtu dikediamannya di Padabenghar Mandirancan Kuningan dan menggelar shalawatan rutin sebulan sekali oleh XTC.

Kang ayip sudah menjadi Ayah, teman, dan kakak bagi XTC Eling. Sosoknya yang egaliter membuat XTC merasa nyaman berdiskusi dan sharing.

"Kehilangan yang teramat sangat tentunya bagi kami. Susah mengucapkan dengan kata, tidak disangka Kang Ayip pergi secepat ini," tutur Jaka Permana ketua XTC Eling

Menurutnya XTC Cirebon berubah menjadi organisasi yang lebih baik dan banyak terjun ke masyarakat adalah buah kesabaran Kang Ayip mendidik mereka.

"Hijrahnya kami banyak peran Kang Ayip yang membimbing ke arah jalan yang benar," lanjutnya

Jaka bertekad akan terus melaksanakan shalawatan yang sudah digagas Kang Ayip semasa hidupnya.

"Kami akan terus melakukan shalawatan seperti yang beliau ajarkan. Shalawat XTC Eling akan terus digelar untuk mengenang Kang Ayip dan memperbaiki moral anggota XTC," tukas Jaka.(ach)


Utama

Berawal Kenalan di Aplikasi Kencan, Saat Bercinta Youtuber Dihabisi dan Dimutilasi Jadi 11

Jakarta - Polisi menemukan sosok mayat laki-laki diduga menjadi korban mutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu sore, 16 S...