Sabtu, 14 Maret 2020

Polisi Buru Pelaku Pelecehan Seksual Pada Bocah Terekam CCTV

Jogjakarta : Sebuah rekaman CCTV memperlihatkan aksi dugaan pelecehan seksual yang dilakukan pria terhadap seorang anak yang masih kecil, di Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, pada Kamis (12/3/2020). Pria berkaus kuning tersebut awalnya tampak mengendarai motor berwarna hitam-oranye, memboncengkan korban

Di sebuah gang sempit dan sepi, pria tersebut menghentikan motornya. Ia tampak mengajak bocah kecil itu turun menuju sebuah tempat kosong di pinggir jalan.

Si pria kemudian melakukan aksinya sambil sesekali terlihat mengecek lingkungan sekitarnya.

Tak berselang lama, pria itu kemudian pergi meninggalkan si anak kecil sendirian. Sang anak terlihat menangis histeris begitu ditinggalkan pelaku.

Korban yang masih berusia lima tahun tersebut sempat diiming-imingi sejumlah uang oleh pelaku. Korban saat itu tengah jajan di daerah rumahnya yang berlokasi di wilayah Rejowinangun, Kotagede. Pelaku kemudian datang dan mendekati korban lalu berpura-pura mengajak korban untuk menunjukkan sebuah tempat, yakni Jogja Expo Center (JEC). 

Kapolsek Kotagede Kompol Dwi Tavianto pun membenarkan peristiwa tersebut. Menrutnya, peristiwa itu terjadi pada Kamis (12/3/2020) sore.

"Benar ada kejadian itu, tapi lokasi pelecehannya di kawasan Muja Muju Umbulharjo. Kejadiannya Kamis sore ," jelas Kapolsek Kotagede Kompol Dwi Tavianto, kepada wartawan, Jumat (13/3/2020).

Kapolsek mengaku telah menurunkan tim untuk memburu pelaku tindakan bejat tersebut.

"Identitas anak tersebut, warga Rejowinangun, Kotagede. Kami sudah meminta keterangan anak dan orang tuanya. Sudah ada laporan juga," katanya.

Peristiwa itu, kata Dwi, terekam CCTV. Dalam rekaman terlihat seorang pria mengendarai sepeda motor memboncengkan anak perempuan berhenti di sebuah gang. Pria bercelana pendek itu turun dari motor dan mengajak korban ke sebuah sudut.

Dalam video CCTV terlihat sang pria sempat membuka resleting celananya menghadap ke anak gadis tersebut. Tak tampak jelas apa yang ia lakukan karena dari rekaman posisi korban terhalang oleh tembok.

"Dalam CCTV terlihat dipegang-pegang, dipelorotkan celananya kemudian ditinggal," jelas Dwi.

Sementara itu, korban saat ini sedang dilakukan pemeriksaan di rumah sakit untuk mengetahui apakah ada dampak fisik yang dialami korban karena kejadian tersebut.

"Korban sangat trauma atas kejadian itu. Tadi jajaran Unit Reskrim saya (Polsek Kotagede) sempat mengantar ke RSUP Sardjito untuk periksa dan visum," tukasnya.

Utama

Berawal Kenalan di Aplikasi Kencan, Saat Bercinta Youtuber Dihabisi dan Dimutilasi Jadi 11

Jakarta - Polisi menemukan sosok mayat laki-laki diduga menjadi korban mutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu sore, 16 S...