Selasa, 10 Maret 2020

Pelaku Vidio Viral Pelecehan Seksual Sudah Ditangani Pihak Berwajib

Bolmong : Siswi salah satu SMK di Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), yang menjadi korban pelecehan teman-temannya mendapat pendampingan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

Saat ini korban dan para pelaku sedang menjalani pemeriksaan di kantor Polsek Bolaang dengan pendampingan dari DP3A.

Kepala DP3A Bolmong, Farida Mooduto, mengatakan akan mengawal proses yang melibatkan lima anak di bawah umur. Dimana 4 anak atau siswa diduga pelaku, dan 1 anak atau siswi merupakan korban.

“Bersama forum anak, akan kita kawal supaya kasus seperti ini tidak terulang lagi,” kata Farida, Selasa (10/9/2020).

Pelaku yang melakukan bullying (perundungan) 3 di antaranya adalah pria dan satu lagi wanita. Mereka diperiksa terpisah di kantor Polsek Bolaang.

“Baik korban dan para pelaku kita damping, karena sama-sama masih di bawah umur,” ujar Farida.

Diketahui, Senin (9/3/2020) Maret kemarin, media sosial dihebohkan dengan video bullying terhadap siswi berseragam putih abu-abu.

Korban telentang di lantai, tangan dan kakinya ditahan. Kemudian tiga siswa gantian memegang bagian vital korban. Dalam video yang direkam dengan telepon genggam itu, tampak juga seorang siswi ikutan bagian dada korban.

Korban yang menggunakan hijab itu mencoba berontak namun tidak berdaya.

Polda Sulawesi Utara (Sulut) kini sedang menyelidiki video siswi SMA yang digerayangi ramai-ramai, baik oleh pria maupun wanita. Kini tim siber dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sulut sedang melacak asal video tersebut.

"Saat ini sedang dilakukan penyelidikan oleh Krimsus, oleh tim sibernya," kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham Abast kepada detikcom, Senin (9/3/2020).

Jules menuturkan pihaknya bergerak lantaran peristiwa itu diduga terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow. Dugaan itu didasari bahasa para pelaku yang menggerayangi si korban, mirip bahasa daerah Bolaang Mongondow.

"Dari video itu kan terdengar ada yang berbicara. Bahasanya mirip bahasa sana. Tapi kami kan harus menyelidiki benar atau tidak, karena di video itu kurang terdengar jelas juga kata-katanya," jelas Jules.

Video yang viral itu berdurasi 26 detik. Dalam video yang tampak di dalam kelas itu, terlihat seseorang yang mengenakan seragam putih-abu-abu dipegangi kaki dan tangannya oleh sejumlah orang. Organ intim si siswi dipegang-pegang, baik oleh pria maupun wanita yang memegangi kaki dan tangan si siswi.


Utama

PP Muhammadiyah Apresiasi Partai Demokrat Yang Terus Bangun Komunikasi dan Dengarkan Suara Rakyat

Jakarta : Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali melanjutkan silaturahmi politiknya. Setelah sebelumnya mengunjun...