Sabtu, 21 Maret 2020

Partai Demokrat Sumbangkan Masker, Disinfektan, dan Sarung Tangan untuk Para Tenaga Medis di DKI Jakarta

Jakarta : Memimpin itu satunya kata dengan perbuatan. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang baru terpilih secara aklamasi tanggal 15 Maret 2020 lalu, melakukan gebrakan pertamanya dengan membantu memerangi wabah Coronavirus (Covid-19).

Setelah mengeluarkan rilis pers yang meyakinkan Pemerintah agar tidak ragu-ragu bertindak tegas membatasi mobilitas manusia, Ketum AHY memberikan bantuan alat-alat kesehatan seperti masker (_hospital grade_), sarung tangan, dan cairan disinfektan untuk pada para tenaga medis di DKI Jakarta. 

Sabtu pagi (20/3), AHY bersama istri Annisa Pohan melepas tim Partai Demokrat yang akan menyerahkan bantuan ke Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Sebelumnya, AHY juga memeriksa sendiri sejumlah bantuan yang akan disumbangkan. Bantuan tersebut diserahkan AHY kepada perwakilan Partai Demokrat Ingrid Kansil, Dina Lorenza, dan Jovan Latuconsina untuk diserahkan kepada Dinkes DKI Jakarta.

“Insya Allah Partai Demokrat akan terus berupaya untuk menghimpun dan juga mendistribusikan bantuan-bantuan lainnya. Juga termasuk untuk masyarakat, terutama yang sangat membutuhkan, yang sangat terdampak oleh krisis Corona hari ini,” kata AHY. 

“Dengan niat yang baik tentunya kita berharap pemerintah bisa terus melakukan langkah-langkah yang progresif. Kami mengapresiasi segala kebijakan yang telah diambil oleh pemerintah di tingkat pusat maupun daerah. Dalam perang melawan Corona ini kita harus bersatu, tidak boleh saling menyalahkan,” AHY menambahkan. 

Mewakili Ketum AHY, Ingrid Kansil, Dina Lorenza, dan Jovan Latuconsina menyerahkan bantuan medis kepada Dinas Kesehatan provinsi DKI Jakarta yang diwakili oleh drg. Ani Ruspitawati, MM selaku Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Penyerahan berlangsung di Pos Dinas Kesehatan DKI Jakarta, di Gambir, Jakarta Pusat. Sesuai dengan semangat social distancing, acara penyerahan dilakukan dengan singkat dan hanya dihadiri sedikit orang.

Hadir pula Ketua Fraksi DPRD PD DKI Desie Christhyana Sari, Ketua DPD PD DKI Santoso, dan Anggota DPRD PD DKI Ali Muhammad Johan.

“Ini adalah sedikit bantuan dari Partai Demokrat khususnya untuk para tenaga medis. Bantuan ini paling tidak bisa sedikit bermanfaat untuk para tenaga medis yang merupakan garda terdepan bagi kesehatan masyarakat terkait dengan Coronavirus,” tutur Ingrid. 

“Mas AHY juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada tenaga medis yang selama ini bertugas _all out_. Mudah-mudahan apa yang dilakukan teman-teman ini bisa bernilai pahala di mata Allah SWT,” tambahnya. "Bantuan yang dibawa kali ini tidak banyak, antara lain masker khusus medis N-95, latex glove (sarung tangan), dan cairan disinfektan. “Memang tidak banyak karena mendapatkannya juga masih sulit,” terangnya. 

DKI Jakarta merupakan _epicenter_ dari penyebaran wabah. Sampai hari Sabtu (21 Maret), tercatat 215 dari 369 (58%) penderita positif Covid-19 ada di DKI Jakarta. Di sisi lain, pemberitaan di media massa maupun percakapan di media-media sosial memberi indikasi kuat bahwa para tenaga kesehatan ini butuh dukungan moral dan material mengingat beban yang bertumpuk-tumpuk yang mereka harus hadapi.

Inisiatif pemberian bantuan dari Ketum PD ini merupakan awal dari inisiatif-inisiatif serupa yang akan dilakukan oleh DPD-DPD, DPC-DPC maupun Fraksi-fraksi Partai Demokrat di tingkat nasional maupun daerah, secara bersama-sama, karena ini merupakan masalah nasional. 

Sejak pasien positif coronavirus terdeteksi pertama kali di Depok, Jawa Barat, tanggal 2 Maret 2020, sudah 17 provinsi yang melaporkan pasien positif coronavirus di wilayah masing-masing. Jumlah penderita diperkirakan masih terus akan meningkat.

Partai Demokrat mengajak seluruh komponen bangsa untuk aktif terlibat dalam mengatasi wabah coronavirus yang sudah mulai menggoyahkan sendi-sendi perekonomian nasional ini, demi kebaikan bersama. (bcr/csa)

Utama

Naik Kendaraan Tak Pakai Masker, Dendanya Bisa Sampai Rp 1 Juta!

Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Saat PSBB ini, masyarakat tetap dianjurk...