Selasa, 24 Maret 2020

Dua Penonton Tewas Saat Lihat Balap Liar Tulungagung

Tulungagung : Balap motor liar di Jalan Pasar hewan baru, di area persawahan bengkok Kelurahan Kepatihan menewaskan 2 penonton dan satu kritis karena tertabrak, Minggu (22/3/2020) petang.

Dari video yang direkam warganet, awalnya dua motor di Honda Tiger balapan dari arah Timur. 2 motor dengan kapasitas silinder 200 cc ini meraung dan adu kecepatan disertai sorak-sorai penonton.

2 motor ini melaju dengan kecepatan tinggi ke arah barat. Namun, tidak lama kemudian debu berterbangan dari arah Barat, menandakan ada motor yang jatuh.

Sementara seorang pelaku balap liar terlihat dipapah dengan luka lecet di sekujur tubuhnya.

Ahmas Soim (45), warga Desa Plosokandang, Kecamatan Sumbergempol mengatakan, pelaku balap liar itu menabrak penonton yang ada di tepi jalan.

Salah satu yang meninggal adalah keponakannya bernama Galih, berusia sekitar 14 tahun.

Selain itu temannya yang bernama Iqbal mengalami luka parah dan dirawat di Red zone, IGD RSUD dr Iskak Tulungagung.

Satu korban lainnya juga meninggal dunia atas nama Aqil, warga Desa Ringinpitu, Kecamatan Kedungwaru. 

Jalan menuju pasar hewan baru memang relatif sepi, karena jalan ini dulunya adalah Jalan persawahan. Karena akan dipakai akses utama ke pasar hewan, jalan ini akhirnya dicor.

jalanan yang sepi dan kualitas yang bagus membuat para pelaku balap liar menjadikan jalan ini sebagai sirkuit ajang balap liar.

Satlantas Polres Tulungagung juga telah membenarkan adanya kejadian ini. 

Vidio terkait :



Identitas  joki balap liar di Tulungagung yang tewaskan dua penonton dan membuat seorang kritis terungkap. 

Kurang dari enam jam, anggota Unit Lala Lantas, Satlantas Polres Tulungagung akhirnya menangkap joki balap liar tersebut.

Joki tersebut adalah DA (16) seorang remaja laki-laki asal  Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar.

DA ditangkap pada Minggu malam, berikut sepeda motor Honda Tiger AG 6168 SV yang dipakainya balap liar.

"Dia kami tangkap di rumahnya tanpa perlawanan," terang Kanit Laka Lantas, Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Diyon Fitrianto, Senin (23/3/2020).

Saat ini DA masih berstatus sebagai terperiksa. Karena ia masih di bawah umur, polisi masih melakukan pendalaman sebelum menaikkan statusnya sebagai tersangka.

Masih menurut Diyon, DA sempat berupaya kabur dan bersembunyi, setelah tahu korban yang ditabraknya meninggal dunia.

"Teman-temannya yang membawa ke Puskesmas Sumbergempol. Kemudian oleh keluarganya dijemput," sambung Diyon.

Kecelakaan terjadi saat DA melaju kencang dengan sepeda motor Honda Tiger milik temannya.

Diduga saat melaju dengan kecepatan tinggi itu, DA tidak bisa mengendalikan sepeda motor yang ditungganginya.

Motor keluar dari badan jalan, menabrak sejumlah penonton yang ada di tepi jalan.

"Motornya oleng dan berbelok ke kiri, ke arah penonton yang ada di pinggir jalan. Dua meninggal dunia, satu luka berat dan ada satu lagi luka ringan," tukas Diyon.(Surya.co.id)

Utama

Berawal Kenalan di Aplikasi Kencan, Saat Bercinta Youtuber Dihabisi dan Dimutilasi Jadi 11

Jakarta - Polisi menemukan sosok mayat laki-laki diduga menjadi korban mutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu sore, 16 S...