Selasa, 21 Januari 2020

Bogor Mencekam Dua Ormas Bentrok Berdarah

Bogor : Anggota organisasi kemasyarakatan (ormas) terlibat bentrok di Kota Bogor. Diketahui, dua ormas yang bentrok adalah Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) dan Pemuda Pancasila (PP).

Bentrokan ormas di Jalan KH Abdullah Bin Nuh Yasmin, tepatnya depan Auto 2000 hingga pertigaan menuju Jalan Johar, Senin (20/1/2020) siang berlangsung mencekam.

Awalnya, bentrok massa terjadi di Cilendek Kecamatan Bogor Barat. Sejumlah sepeda motor dirusak massa, Senin (20/1/2020) sekitar pukul 13.30 WIB.

Tak lama setelah kejadian di Cilendek, massa mengeroyok seorang pemuda di depan Lotte Mart, Jalan KH Abdullah bin Nuh.

Beberapa sepeda motor dirusak. Seorang warga yang belum diketahui identitasnya juga dikeroyok.

Selain sepeda motor, massa juga merusak salah satu mobil yang melintas karena merekam insiden tersebut.


Tak berselang lama, tawuran kembali terjadi di kawasan Cimanggu, Kecamatan Tanah Sareal.

Kapolsek Tanah Sareal Kompol Sarip Samsu mengatakan, peristiwa yang terjadi hari ini merupakan kelanjutan dari insiden sebelumnya.


Menurut Kompol Sarip, insiden sebelumnya terjadi di Jalan Sholis, tepatnya di Under pass depan apartemen Bogor Valley pada Senin, 20 Januari 2020 pukul 01.00 dini hari.

"Terjadi peristiwa pembakaran 5 (lima ) unit sepeda motor di TKP. Awal kejadian dari keterangan saksi, datang sekelompok orang menggunakan sepeda motor kurang lebih 15 motor berboncengan dari arah Yasmin dan berhenti di depan Bogor valley," kata Kompol Sarip seperti yang dilansir oleh Pojoksatu.id.

Di TKP, kelompok tersebut dihadang sekelompok massa kurang lebih 100 orang berpakaian orange. Mereka pun bentrok hingga terjadi pengrusakan sepeda motor.

PENJELASAN PP KOTA BOGOR

Sementara itu Ketua PP Kota Bogor Benninu Argoebie mengungkapkan, kejadian berawal ketika BPPKB bentrok dengan ormas PP di daerah Bojonggede, Kabupaten Bogor, Minggu (19/1/2020) sekitar pukul 18.00 WIB. Seusai bentrokan, kata Benninu, dilakukan mediasi di Polsek Bojonggede.

Kondisi pun dianggap sudah selesai dan kondusif. Benninu mengatakan anggota PP kembali ke tempat masing-masing. Namun, pada Senin (20/1) pagi hari tadi, ormas BPPKB dijelaskan Benninu melakukan penyerangan lagi.


"Mereka hancurin rumah anggota PP juga, yang loreng-loreng yang ada di depan rumahnya. Rumah kontrakan," kata Benninu, ketika dihubungi, Senin (20/1).

Dia menambahkan, 1 rumah, 2 kontrakan, dan 1 sepeda motor milik anggota PP rusak akibat penyerangan yang dilakukan BPPKB ini. Benninu pun mengungkapkan bahwa mediasi dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB tadi.

Seusai mediasi dia menganggap masalah  selesai. Anggota PP pun kembali ke tempat masing-masing. Namun bentrokan kembali terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di sekitar Yasmin ketika anggota PP pulang.

"Saya memulangkan anggota ke wilayah masing-masing. Ternyata di Tanah Sereal dicegat sama mereka (BPPKB), terjadilah kejadian yang di depan Lotte Mart (di Yasmin) itu," ungkapnya.

Menurutnya dalam bentrokan itu  2 anggota ormas PP mengalami luka bacok di bagian muka dan tangan. Sebanyak 12 motor pun rusak dan hilang. Keduanya dibawa ke RSUD Kota Bogor untuk diberi pengobatan. Ketua PP pun berencana melaporkan kejadian penyerangan tersebut.

"Karena belum ada laporan, makanya kita akan laporan ke polisi sekarang," pungkas dia.

Semoga saja polisi segera menangani biar bogor kembali kondusif. Kedua ormaspun bisa berdamai kembali dan saling memaafkan tanpa ada dendam lagi. (ach)

Utama

Dialog Dengan Pedagang Kaki Lima, Ketum AHY Luncurkan Gerakan Nasional Demokrat Bina UMKM

Jakarta : Di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, banyak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terdampak. Usaha mereka sepi pembeli...