Senin, 23 Desember 2019

Seluruh DPAC Demokrat Kabupaten Cirebon Tolak Hasil Musancab

E-NewsInd : Sebanyak 40 ketua DPAC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon menolak hasil Musancab (Musyawarah Anak Cabang) yang diselenggarakan oleh DPC Demokrat Kabupaten Cirebon yang berlangsung Sabtu, 21 Desember 2019.

Alasan penolakan tersebut karena dianggap pelaksanaan Musancab tidak sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat. Apalagi peserta yang datang diindikasikan bukan kader partai Demokrat.

"Kami 40 PAC menolak hasil musancab. Kamipun sepakat membuat mosi tidak percaya kepada ketua DPC Mukhlisin Nalahuddin," tutur Affandi Ketua DPAC Ciwaringin

Menurutnya 18 DPAC yang hadir saat Musancab tidaklah memiliki SK yang sah sebagai pengurus DPAC.

"Masa jabatan kami sebagai ketua DPAC sampai 15 Desember 2020. Jadi kalau yang kemarin datang SK nya dari mana ? Sedangkan kami masih memiliki SK yang sah dan masih berlaku 1 tahun kedepan," lanjut Affandi

Hal itu diamini oleh ketua DPAC Talun Ade Irawan yang sangat menyesalkan tindakan ketua DPC yang tidak kooperatif.

"Mukhlisin ini selama menjadi ketua DPC tidak menjalan roda organisasi dengan baik. Begitupun menjelang Musancab tidak ada komunikasi yang baik," tutur Ade

Sebenarnya DPAC menunggu komunikasi baik dari DPC ataupun DPD untuk menyeleseikan permasalahan sebelum Musancab. Namun hal itu tidak terjadi dan Musancab tetap dilaksanakan dengan peserta yang tidak memiliki SK.

"DPC Vakum selama dua tahun dan tiba-tiba Musancab berjalan tanpa peserta yang sah. SK kami masih berlaku satu tahun lagi, jadi kmi anggap Musancab ini ilegal dan tidak sah," lanjutnya

Selain menganggap Musancab tidak sah para ketua DPAC sekabupaten Cirebon membuat mosi tidak percaya dan menginginkan Mukhlisin diganti sebagai ketua DPC. 

"Mosi tidak percaya ini bukan saja karena Musancab yang ilegal namun juga selama kepemimpinan mukhlisin tidak mampu menjalankan organisasi. Paling parah yang kami soroti adalah ketidak transfaranan anggaran yang ada," tukas Ade.

Pada acara Musancab yang dihadiri oleh 18 DPAC, sekretaris DPD Demokrat Jawa Barat Wawan Setiawan juga merasa sedih dan menyesalkan peserta yang datang hanya sedikit. 

"Saya sangat menyayangkan ketua DPC tidak mampu menghadirkan pengurus DPAC dan Ranting. Demokrat kabupaten Cirebon ini besar memiliki 5 kursi dewan lalu kemana kader kalian ? Kenapa saat acara Musancab tidak bisa dihadirkan," ujar wawan saat pidato acara Musancab. (Ach)

Utama

Berawal Kenalan di Aplikasi Kencan, Saat Bercinta Youtuber Dihabisi dan Dimutilasi Jadi 11

Jakarta - Polisi menemukan sosok mayat laki-laki diduga menjadi korban mutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu sore, 16 S...