Minggu, 16 September 2018

Buktikan Cinta Dan Sayang Pada Anak Istri, Pria Ini Nekad Bunuh Diri

E-NewsIndonesia - Tri Mulat Hadi Rencana ( 36 ) alamat RT 1, RW 2, Dsn  Dawuhan, Desa  Podorejo, kec. Sumbergempol, kab. Tulungagung Jawa Timur ditemukan tewas dengan cara gantung diri di rumah mertua.
Kejadian diketahui pada Minggu ( 16 /09-2018 ) pukul 12.45 Wib.

Sebuah pesan yang diduga oesan terakhir sebelum bunuh diri dari pria tersebut.

" semua perjuanganku sia2 kenapa kepulanganmu bukan untuk mengatasi masalah anak tp menekanku agar kita berpisah...apa ada orang lain...? Apa tak bisa di bicarakan pelan2 setelah masalah anak....?? Kenapa harta membuatmu berubah.. ?? Kemarin anak rewel minta dikeloni ayah ibu kenapa kamu tak mau knp tak bisa menjaga perasaan anak..?? Mana naluri seorang ibu..?? Kau pulang bukan bahagia yg ku dapat tp kekecewaan yg amat berat....!!! Mungkin ini jalan terbaik untuk ku....!! Turuti egomu !!! Berbahagialah di atas penderitaan suami..!! Tak perlu kau sesali...maafkan semua kesalahanku..!! Maafkan aku teman2...semua perjuangan dan pengorbananku tak ada artinya...!!!  Ingat..Semua akan ada balasan atas perbuatanmu selamat tinggal..!! Kutepati janjiku daripada bercerai lebih baik mati." 

Inilah diduga sebuah pesan terakir dari Tri Mulat Hadi Rencana.

Sebelum nekat mengakhiri hidupnya , Korban diduga  ada masalah keluarga dengan isteri yang bekerja sudah 2 tahun 8 bulan sebagai TKW di Negara Taiwan. 

Sejak 4 hari yang lalu istrinya pulang kampung dengan tujuan menyelesaikan masalah perceraian. Rupanya keduanya belum ada Solusi , tetapi Korban sudah mengiklaskan Nyawanya untuk meninggalkan Anak dan Istri yang teramat dia cintai.

Saat dirumah sepi , korban nekad gantung diri dengan menggunakan tampar plastik warna orange dengan  panjang sekitar 2 Meter yang ditali diatas kayu bandar dengan memanjat menggunakan jerigen plastik.

Mengetahui Ayahnya bunuh diri,  Desra yang merupakan anak korban dan masih kelas 2 SD , berteriak memanggil ibunya . Mendengar teriakan itu , isteri korban ( Sri astutik ) lari dan  naik kursi kayu  memotong tampar plastik menggunakan sabit dan korban jatuh telungkup diatas tempat tidur sudah tidak bernyawa.

Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubag Humas Iptu Sumaji membenarkan kejadian tersebut.

"Dugaan sementara kemungkinan ada masalah keluarga sehingga korban nekat bunuh diri," terang Sumaji.(YR/FB)

Utama

Barisan Partai Perindo Sliyeg Siap Menangkan SHOLAWAT

Indramayu - Barisan Relawan Perindo (BARINDO) mengadakan sosialisasi pemenangan paslon SHOLAWAT (Sholihin-Ratnawati) di desa Gadingan Sliyeg...