Minggu, 19 Agustus 2018

Pelajar SMP Pemanjat Tiang Bendera Hadiri Pembukaan Asian Games Atas Undangan Menpora

E-NewsIndonesia - Anak pemanjat tiang bendera di HUT RI ke 73 Johanis Gama Marshal Lau (Joni) berangkat menuju Jakarta dari Bandara Eltari Kupang, Sabtu (18/8-2018). 

Siswa kelas 1 SMP Silawan Kota Atambua NTT itu menuju Jakarta memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo dan Menpora Imam Nahrawi yang mengundangnya. 

Rombongan yang berangkat mendampingi Joni si pemanjat tiang bendera di antaranya Kapolres Belu AKBP C. Tobing, Dandim Belu Letkol Inf. Putu Dwika,  bersama orang tuanya Ili Lorens dan Marcal Victorin.

Sementara yang mengantarnya hingga di bandara adalah Danrem 161/WS Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, Wakapolda NTT Brigjen Victor G. Manopo, Kasrem 161/WS Kolonel CZI Aji Jaya. Para Kasi Korem 161/WS, Dandim 1604/ Kpg. Letkol Kav. Aprilian S.

Dia menceritakan bagaimana sikapnya saat mengetahui bendera merah putih tak bisa dikibarkan karena talinya copot dan menggantung di ujung tiang tertinggi.

"Saya tak memikirkan apa-apa, lari buka sepatu langsung naik itu saja. Tak takut jatuh saya," tutur Joni.

Saat ditanya oleh Menpora perasaannya ketika disuruh turun, dia dengan lantang menegaskan ada hal lain yang ditakuti ketimbang jatuh.

"Harus berusaha untuk mengibarkan bendera Indonesia. Saya tak takut jatuh Pak, yang saya takuti bendera Merah Putih tak berkibar," ungkapnya dengan tegas.

Karena keberaniannya itulah, Joni mendapatkan undangan khusus dari Menpora untuk menonton pembukaan Asian Games 2018. Dia juga akan tinggal beberapa hari di Jakarta untuk menyaksikan pertandingan Asian Games dan menjadi tamu presiden di Istana.(Ach)

Utama

Barisan Partai Perindo Sliyeg Siap Menangkan SHOLAWAT

Indramayu - Barisan Relawan Perindo (BARINDO) mengadakan sosialisasi pemenangan paslon SHOLAWAT (Sholihin-Ratnawati) di desa Gadingan Sliyeg...