Minggu, 29 Juli 2018

Setelah 7 Jam Tersandera di Bandara Neno Warisman Terbebas

E-NewsIndonesia - Setelah 7 jam tersandera di Bandara Hang Nadim Batam, Neno Warisman dikawal Ketua Fraksi Gerindra dan Kapolda Kepri beranjak dari Bandara Batam.

Sekira sejak pukul 17.30 hingga 00.30 Neno Warisman tertahan di Bandara Internasional Batam namun aparat keamanan tidak mampu mengamankan objek vital ini.

Pihak keamanan tidak mampu membubarkan sekelompok pendemo yang menolak kedatangan Neno Warisman yang akan melakikan acara deklarasi relawan 2019 ganti presiden.

Neno Warisman meminta jaminan keamanan dari Kapolda Kepri disaksikan Ketua Fraksi Gerindra Batam, Minggu dini hari pukul 00.30 wib, (29/7/2018).

Drama pencegatan akhirnya selesai dan pukul 01.30 wib Neno Warisman menggelar jumpa aktivis di sebuah tempat dekat Bandara Batam.

"Saya sudah jelaskan bahwa #2019GantiPresiden konstitusional dan tidak melanggar hukum," lantang Neno Warisman didepan puluhan relawan Batam.

Ribuan massa yang berkumpul di berbagai titik di sekitar jalan masuk ke Bandara Hang Nadim Batam untuk menjemput Neno Warisman tidak di izinkan masuk ke Bandara oleh pihak kepolisian. Sedangkan pengunjuk rasa yang sejak sore sudah berada di bandara yang merupakan tempat yang dilarang untuk dilakukan unjuk rasa masih berada di kawasan bandara.

Tokoh masyarakat Batam, Ustadz Abu Ghaza berusaha menenangkan massa agar tidak melakukan hal yang melanggar hukum.

Tiga orang dari pihak penjemput Neno Warisman telah mengalami kekerasan yang diduga dilakukan oleh pihak yang menolak kedatangan Neno Warisman di Batam. Penjemput yang terluka masih berada di kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan. Korban tersebut bernama Andika, Ustadz Daud dan Ustadz Teguh.(Ach/Is)

Utama

PP Muhammadiyah Apresiasi Partai Demokrat Yang Terus Bangun Komunikasi dan Dengarkan Suara Rakyat

Jakarta : Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali melanjutkan silaturahmi politiknya. Setelah sebelumnya mengunjun...