Selasa, 31 Juli 2018

SBY Turun Gunung All Out Menangkan Prabowo Tanpa Merecoki Urusan Cawapres

E-NewsIndonesia - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan juga para petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyerahkan urusan calon wakil presiden kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden yang akan berkompetisi pada Pemilu 2019 mendatang. Mereka membebaskan Prabowo untuk memilih siapa figur terbaik sebagai pendampingnya.

"Tadi disebutkan oleh Ustadz (Salim Segaf) bahwa untuk cawapres kami serahkan kepada capres. Tentu beliau akan menelaah semuanya," kata SBY usai pertemuan dengan petinggi PKS di kawasan Kuningan, Jakarta.

SBY berharap Prabowo juga tak hanya mendengarkan masukan dari hasil ijtima para ulama saja. Namun, mendengarkan rekomendasi dari semuanya sehingga dapat menghitung pasangan mana yang paling baik untuk memimpin negeri ini. Dan tentunya membuat koalisi ini tetap solid, bersatu dan berjuang dengan gigih ke depan.

"Saya yakin capres (Prabowo) pada saatnya akan mengkomunikasikan kepada para pemimpin parpol koalisi. Nah, di situlah akan ditelaah, mudah-mudahan pilihan capres adalah pilihan yang paling tepat dan paling baik," katanya.

SBY mengungkapkan saat memilih Jusuf Kalla dan Boediono menjadi cawapres pada Pilpres 2004 dan 2009 lalu, nama-nama tersebut hasil dari kesepakatan koalisi partai politik saat itu.

"Waktu memilih Pak JK dan Pak Boediono juga seperti itu. Kami serahkan kepada parpol waktu itu, cocok bareng-bareng, kalau tidak cocok mungkin tidak bareng. Kami bikin mudah," ungkapnya.

SBY juga mengingatkan bila nanti Prabowo menang dalam Pemilu 2019 tidak langsung melakukan berbagai perubahan kebijakan secara sporadis. Ia meminta Prabowo bisa melanjutkan kebijakan yang sudah baik dan memperbaiki kebijakan yang kurang baik.

"Andaikata kami mendapatkan amanah, hal-hal baik dari Pak Jokowi pun kami lanjutkan, tetapi banyak hal yang belum baik atau bahkan tidak baik. Nah, di sinilah kami perbaiki. Saya kira itulah hakikat kesinambungan dalam pembangunan dan pemerintahan. Dengan demikian rakyat juga akan senang melihat pemimpin baru, pemerintahan baru juga menjalankan pemerintahan dengan memegang teguh etika dan moralitas politik," katanya.

Sementara itu Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan pertemuan kali ini untuk mematangkan koalisi bersama, dan SBY akan terlibat langsung dalam koalisi bersama ini.

"Dalam koalisi ini Pak SBY akan turun gunung untuk memenangkan koalisi bersama ini. Karena kita mau menang," kata Hinca kepada wartawan, Senin (30/7-2018) malam. 

Hinca mengatakan pertemuan malam ini, PKS menjadi tuan rumah dan Demokrat menjadi tamu. Hadir dalam pertemuan bersama SBY tersebut, Ketua Dewan Syuro PKS, Salim Segaf Aljufri, Presiden PKS Sohibul Iman, Wakil Ketua Dewan Syuro Hidayat Nur Wahid, dan petinggi PKS lain.

Sementara SBY didampingi dengan jajaran petinggi Demokrat di antaranya Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan, dan E.E Mangindaan, Nurhayati Ali Assegaf dan Roy Suryo. Hinca menegaskan pertemuan bilateral dengan PKS ini adalah kelanjutan dari pertemua Demokrat dengan partai koalisi lain seperti Gerindra dan PAN yang sebelumnya telah bertemu dengan masing-masing ketua umumnya, Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan.

"Demokrat itu paham betul soal etika politik, yang menentukan siapa cawapresnya tentu presidennya, supaya bisa bekerja sama dengan baik. Tetapi siapa cawapres tentu akan didiskusikan bersama sama dengan kawan koalisi," lanjut mantan Sekjen PSSI ini.

Karena itu, ia menegaskan Demokrat telah menyerahkan sepenuhnya kepada Prabowo sebagai capres yang telah disepakati. Tetapi tetap harus didiskusikan bersama sama parpol koalisi, dan ia meyakinkan Demokrat akan ikut di dalamnya.

Seperti kita ketahui bersama SBY pada senin siang berkunjung ke rumah Prabowo. Pada pertemuan tersebut SBY secara tegas mengatakan Prabowo Capres yang akan diusung partai Demokrat.

"Saya datang menemui pak Prabowo kapasitas beliau adalah sebagai Capres," tegasnya.(Ach)

Utama

PP Muhammadiyah Apresiasi Partai Demokrat Yang Terus Bangun Komunikasi dan Dengarkan Suara Rakyat

Jakarta : Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali melanjutkan silaturahmi politiknya. Setelah sebelumnya mengunjun...