Rabu, 04 Juli 2018

KPU Sampaikan Hasil Rekapitulasi Pilwalkot Untuk Kemenangan PASTI, Pj Walikota Minta Semua Pihak Hormati Hasil Pilkada

E-NewsIndonesia - KPU Kota Cirebon mengadakan kegiatan Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon Tahun 2018 di Tingkat Kota Cirebon, bertempat di Aula KPU Kota Cirebon, Rabu 4/7-2018.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua KPU Kota Cirebon, Emirzal Hamdani, SE., Ak didampingi oleh Komisioner KPU Kota Cirebon, Moh. Arief, S.Sos, Dr. Sanusi, SH., MH Dita Hudayani, SH dan M. Iwan Setiawan, SH serta Sekretaris KPU Kota Cirebon, Drs. Asep Gandana.

Turut hadir PJ Wali Kota Cirebon, Desk Pilkada Kota Cirebon, Forkonpimda Kota Cirebon, Panwas Kota Cirebon, Saksi Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon Tahun 2018, Disdukcapil Kota Cirebon, serta Panitia Pemilihan Kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara se-Kota Cirebon.

Divisi Teknis KPU Kota Cirebon, Moh. Arief, S.Sos membacakan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon Tahun 2018.

Dilanjutkan dengan penyampaian Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon oleh Divisi Teknis KPU Kota Cirebon, Moh. Arief, S.Sos.
Penandatangan Berita Acara dan Formulir Model DB1.Plano-KWK Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon Tahun 2018.

Adapun hasil penghitungan suara Pilwalkot Cirebon tersebut adalah sebagai berikut, pasangan OKE meraih 78511 suara, sedangkan pasangan PASTI meraih 80496 suara. Adapun jumlah suara yang sah berjumlah 159007, kemudian suara yang tidak sah berjumlah 9938. Jadi jumlah suara yang sah dan tidak sah 168945.

Pj Walikota meminta semua pihak diminta untuk menghormati hasil dari pilkada serentak yang digelar 27 Juni 2018 lalu. Semua langkah yang diambil harus mengacu pada peraturan yang telah ditetapkan oleh KPU RI. 

"Yang terpenting saat ini, kita harus menjaga aturan yang ada, sesuai dengan PKPU," ungkap Pj Walikota Cirebon, Dr. H. Dedi Taufik, M.Si, usai menghadiri Rapat Pleno Rekapitulasi Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Wali Kota dan Wakil Walikota Cirebon tahun 2018.

 Menurut Dedi jika pun ada pasangan calon (paslon) yang keberatan dengan hasil pilkada di Kota Cirebon, ia mempersilahkan untuk menempuh langkah hukum.

"Menurut saya itu langkah elegan yang harus dikedepankan. Kondusifitas daerah pasca pilkada serentak 27 Juni 2018 lalu terjaga dengan baik. Tahapan-tahapannya sudah kita lalui, kondusifitas daerah juga terjaga. Karena ini kan komitmen kita sejak awal,” lanjutnya

Dedi pun mengapresiasi naiknya angka partisipasi pemilih di Kota Cirebon dari 69 persen menjadi 72 persen. 

"Walaupun ditargetkan 78 persen, tapi ini langkah yang sudah baik. Ini merupakan hasil kerja dari segenap stake Holder yang ada di kota Cirebon saya menuucapkan banyak terimakasih," pungkasnya.(Herdy)

Utama

Dialog Dengan Pedagang Kaki Lima, Ketum AHY Luncurkan Gerakan Nasional Demokrat Bina UMKM

Jakarta : Di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, banyak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terdampak. Usaha mereka sepi pembeli...