Selasa, 10 Juli 2018

Ani Yudhoyono Ceritakan Pengalamannya Sebagai Ibu Negara

E-NewsIndonesia - Ani Bambang Yudhoyono meluncurkan buku bertajuk "Ani Yudhoyono, 10 Tahun Perjalanan Hati", di Jakarta Convention Centre, Minggu (8/7) sore.

Ini adalah buku kedua Ani yang disusun bersama penulis Alberthiene Endah (AE). Buku setebal 539 halaman ini terdiri dari prolog, epilog, dan sembilan bab yang menceritakan 10 tahun perjalanan Ani Yudhoyono sebagai Ibu Negara RI yang penuh dengan suka duka, jatuh dan bangun.

"Pertama kali saya mengemban amanah sebagai Ibu Negara pada tahun 2004 yang lalu, sama sekali tidak ada bayangan dalam benak dan pikiran saya tentang tugas serta apa yang harus saya kerjakan guna menyukseskan tugas suami, yang mendapat kepercayaan juga amanah yang begitu besar dari rakyat Indonesia, sebagai Presiden Republik Indonesia yang ke-6," tutur Ani.

Setelah sempat bertanya kepada Staf Kepresidenan tentang tugas dan tanggung jawab Ibu Negara dan belum menemukan jawabannya. Akhirnya Ani pun bertanya kepada Presiden ke- 6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

"Lakukan saja apa yang dianggap positif dan inspiratif di dunia kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup dan budaya. Tidak boleh berbisnis, dan tidak boleh berpolitik praktis," kata Ani menjelaskan jawaban SBY kala itu.

Ani berharap, buku yang diluncurkan ini bisa menginspirasi dan memberikan gambaran kepada seluruh masyarakat Indonesia tentang kehidupan seorang Ibu Negara. 

"Saya harap ini bisa menjadi inspirasi dan gambaran terhadap seluruh masyarakat Indonesia. Khususnya wanita-wanita Indonesia agar memiliki gambaran, jika nanti kelak memiliki rezeki yang sama dengan saya,” lanjutnya.

Kepada undangan yang hadir, Ani juga menjelaskan mengapa buku ini baru diluncurkan sekarang. 

"Cukup lama kami menyusun buku ini. Banyak kendala yang kami alami selama menyusun buku ini. Kadang karena kesibukan saya, ataupun kadang kala karena kesibukan AE. Mencari foto-foto penunjang cerita juga memakan waktu yang cukup lama. Alhamdulillah, setelah tiga tahun, buku ini selesai," pungkas wanita bernama lengkap Kristiani Herrawati tersebut.(IM/Ist)

Utama

Dialog Dengan Pedagang Kaki Lima, Ketum AHY Luncurkan Gerakan Nasional Demokrat Bina UMKM

Jakarta : Di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, banyak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terdampak. Usaha mereka sepi pembeli...