Jumat, 27 Juli 2018

AHY Cawapres Paling Banyak Diminati Netizen Untuk Dampingi Prabowo

E-NewsIndonesia - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi Calon Wakil Presiden Paling diminati dalam polling yang dilakukan oleh @RadioElshinta dan @VIVAcoid. Data yang diperoleh Elshinta pada 25/7-2018 sebanyak 13.093 Votes AHY mendapatkan 81 Persen dibandingkan Ahmad heryawan yang hanya 10 persen dan Zulkifli Hasan 1 persen sedangkan calon lainya mendapat 8 persen.

Sedangkan polling yang dillakukan oleh VIVA sebanyak 26.953 Votes menenpatkan anak dari SBY ini diurutan pertama dengan perolehan 58 persen. ahmad Heryawan menempati urutan kedua 18 persesn disusul Anies Baswedan 13 persen dan Gatot Nurmantyo sebesar 11 persen. data ini sampai tanggal 26/7-2018.

Netizen masih menempatkan AHY diposisi teratas calon wakil presiden terkuat untuk mendampingi Prabowo Subianto yang diusung oleh koalisi Gerindra, Demokrat, PAN, PKS, PBB dan Perindo. Namun koalisi ini pun belum final dan masih melakukan pertemuan intensif sampai dengan 10 Agustus mendatang.

SBY pada pertemuan dengan ketua umum PAN Zulkifli Hasan di Mega Kuningan pada hari Rabu 25/7-2018 mengatakan bahwa Demokrat tidak pernah menyodorkan AHY sebagai cawapres dari Prabowo. Bagi Demokrat Cawapres bukan harga mati dalam koalisi ini.

SBY pun mengatakan kepada media bahwa dirinya sudah bersepakat dengan Zulkifli Hasan untuk tidak merecoki urusan cawapres. Dirinya memberikan keleluasaaan kepada Prabowo untuk menentukan siapa yang layak menjadi cawapresnya.

"Saya pernah mengalami sendiri sebagai capres menentukan siapa yang layak menjadi cawapres. sewaktu penunjukan pak JK dan pak Budiono saya sendiri yang memilih tanpa ada tekanan dari pihak manapun. Oleh karena itu saya dan pak Zulkifli sepakat tidak merecoki pak Prabowo untuk memilih cawapresnya," tutur SBY pasca menerima Zulkifli Hasan.(ach)



Utama

Dialog Dengan Pedagang Kaki Lima, Ketum AHY Luncurkan Gerakan Nasional Demokrat Bina UMKM

Jakarta : Di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, banyak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terdampak. Usaha mereka sepi pembeli...