Sabtu, 02 Juni 2018

Seorang Pendeta Perkosa Dan Bunuh Anak Angkat Dalam Gereja

E-NewsIndonesia - Warga menemukan jenazah di kamar mandi Gereja Sidang Rohkudus Indonesia (GSRI) yang terletak di Dusun XII, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

Korban yang bernama lengkap Rosalia Cici Maretini Siahaan (21) yang merupakan warga Jalan Selamet, Simpang Limun, Medan.

Rosalia atau yang akrab disapa Lin, sebelumnya ditemukan tewas bersimbah darah tergeletak di lantai dengan kondisi pinggang ke bawah tak menggunakan celana dan ditemukan sperma di jasadnya, Kamis (31/5/2018).
Menu

Pembunuh Wanita di Toilet Gereja Tertangkap, Pelaku Merupakan Pendeta Sekaligus Ayah Angkat Korban HS.

Tatan menceritakan kronologis penangkapan, selesai melaksanakan olah TKP dan pengumpulan alat bukti, tim gabungan Satreskrim Polres Deliserdang, unit polsek Tanjung Morawa dan Subdit III Ditreskrimum Polda Sumut melaksanakan pengejaran terhadap tersangka, dan kemudian sekitar pukul 16.30 WIB.

"Sudah diamankan dan pelaku masih diproses,. Pelaku dijerat pasal 338 KUHP dengan ancaman kurungan 15 tahun" tutupnya.

Rosalia Siahaan gadis berusia 20 tahun itu merupakan anak kedua dari enam bersaudara yang tercatat sebagai salah satu jemaat aktif di gereja tersebut. 

Sejak SMP, Rosalia disebut sudah menjadi anak angkat dari HS. Rosalia saat ditemukan, kondisi leher korban Rosalia Cici Maretini Boru Siahaan (21), nyaris putus akibat digorok dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis pisau. 

Tak hanya itu, di kemaluan cewek yang tinggal di Desa Bangun Sari, Dusun XIV Salam Tani, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang ini didapati adanya sperma di kemaluan korban.

Informasi diperoleh Sabtu (2/6/2018), menurut pengakuan HS kepada petugas, kenekatannya membunuh korban karena dirinya terbakar cemburu. Korban menjalin komunikasi dengan mantan pacarnya. HS tak mau jika korban jatuh kepelukan matan pacar korban, sehingga dia nekad menghabisi nyawa korban. 

Biadabnya lagi, HS juga mengakui setelah membunuh korban, birahinya memuncak sehingga dia menyetubuhi korban meskipun tidak bernyawa lagi. 

Namun karena tak berasa lagi, pendeta itu mengeluarkan spermanya dekat korban. Selain itu, ia juga mengakui jika korban sedang hamil hasil hubungan dirinya dengan korban.(E01/Ist)

Utama

Dialog Dengan Pedagang Kaki Lima, Ketum AHY Luncurkan Gerakan Nasional Demokrat Bina UMKM

Jakarta : Di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, banyak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terdampak. Usaha mereka sepi pembeli...