Sabtu, 09 Juni 2018

AHY Ajak Media Dan Masyarakat Mendengar Persoalan Bangsa Yang Mendesak

E-NewsIndonesia - Tiga hari setelah pidato politik pada Rapimnas Partai Demokrat Maret lalu, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) langsung turun ke lapangan. Mengunjungi masyarakat Jawa Barat, Jawa Timur, Yogyakarta, Jawa Tengah, Banten, Sumsel, Sulawesi Tenggara, Lampung, Sumut, dan tentunya DKI Jakarta.

Ini melengkapi perjalanan AHY keliling nusantara selama satu tahun terakhir ke ratusan kabupaten/kota di 22 provinsi, dari Aceh hingga Papua.

"Dari interaksi, dengan kelompok-kelompok masyarakat itu, saya mendengar, mencatat, dan ikut merasakan apa yang menjadi kegundahan mereka," tutur AHY pada Orasi Politik Refleksi Ramadhan di JCC Senayan Jakarta, 9 Juni 2018 bertema Dengarkan Suara Rakyat.

Satu hal yang mengusik perasaan AHY, seringkali apa yang rakyat rasakan, tidak selalu sejalan dengan apa yang media beritakan.

"Saat ini, terasa sekali porsi pemberitaan tentang Pemilihan Presiden 2019 jauh lebih besar ketimbang pemberitaan tentang persoalan-persoalan aktual yang dihadapi rakyat," lanjut ketua Kogasma

Menurutnya fokus pemberitaan tentang Capres-Cawapres ini sangat menyita perhatian publik dari berbagai kalangan.Mulai dari obrolan di warung-warung kopi, pengajian, arisan, sampai dgn di kampus-kampus.

AHY mengatakan, bahkan dalam jamuan-jamuan internasional, tak jarang Duta Besar negara sahabat bertanya sambil berbisik: “Pak Agus, who is the strongest VP candidate for 2019? And, who will Democrat support for President?”
--Siapa calon Wakil Presiden terkuat untuk Pilpres 2019? Dan siapa calon Presiden yg akan didukung Partai Demokrat?”

"Pilpres 2019 tentulah sangat penting dan menentukan masa depan bangsa ini lima tahun mendatang. Tetapi, yang harus kita ingat, kesuksesan penyelenggaraan Pilpres 2019 ini, akan sangat ditentukan oleh stabilitas politik, sosial, keamanan, dan ekonomi saat ini," lanjutnya

Itulah mengapa, paling tidak sampai dengan hari ini, Partai Demokrat belum menentukan dengan siapa akan bekerjasama atau berkoalisi. Karena Partai Demokrat memahami, ada hal yang lebih mendesak dari sekedar lobi-lobi politik utk bagi-bagi kekuasaan.

"Pada saatnya, Partai Demokrat akan menentukan koalisi dgn kelompok yang memiliki kesamaan visi & misi. Tentunya yang mengutamakan rasa aman, keadilan, dan hak hidup rakyat. Untuk itulah pada kesempatan ini saya mengajak para kader Partai Demokrat, rekan-rekan media, dan segenap masyarakat Indonesia untuk mendengar apa yang menjadi persoalan mendesak bangsa ini," jelas AHY

Utama

Barisan Partai Perindo Sliyeg Siap Menangkan SHOLAWAT

Indramayu - Barisan Relawan Perindo (BARINDO) mengadakan sosialisasi pemenangan paslon SHOLAWAT (Sholihin-Ratnawati) di desa Gadingan Sliyeg...