Kamis, 31 Mei 2018

Sribudiharjo Herman Apresiasi Keberhasilan Kepemimpinan Gubernur Aher

E-NewsIndonesia - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menghadiri rapat paripurna DPRD Jawa Barat, Rabu (30/5/18) di Gedung DPRD Jawa Barat Kota Bandung. Ini merupakan rapat paripurna terakhir yang dihadiri oleh Aher karena tugasnya sebagai Gubernur Jawa Barat akan berakhir pada 13 Juni 2018.

"Ini rapat paripurna terakhir, dan tidak ada lagi paripurna yang diikuti oleh saya sebagai gubernur. Kesannya bersyukur kepada Allah karena sudah 10 tahun hampir tuntas tinggal beberapa hari lagi menuju tangal 13 Juni," ungkap Aher usai mengikuti rapat paripurna tersebut.

Ia mengaku selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat dua periode, hampir seluruh janji kampanye dirinya telah dilaksanakan dan target atau capaian pembangunan yang ditetapkan juga hampir tercapai.

Sementara Sribudiharjo Herman wakik ketua komisi I DPRD Jawa Barat mengatakan Secara umum Aher cukup baik dalam memimpin Jawa Barat.

"Salah satu indikator kebeehasilan adalah 7 tahun berturut-turut Aher meraih Opini WTP. Ini merupakan sebuah prestasi yang tidaklah mudah," jelas politisi Partai Demokrat

Merunut pria yang akrab disapa kang Budi ini, selama kepemimpinan Aher Jawa Barat kondusif dan pembangunanya merata.

"Pembangunan yang dilakukan tidak terfokus ke Bandung Raya saja. Baik dengan selama berpasangan dengan Dede Yusuf ataupun dengan Deddy Mizwar," lanjut kang Budi

Sebagai anggota DPRD Provinsi Jabar dirinya sangat mengapresiasi pemprov Jabar selama kepemimpinan Aher.

"Pembagian dana bantuan kabupten dan kota cukup besar ini menandakan walau pemprov di Bandung namun tidak hanya Bandung yang diperhatikan," jelasnya

Pembangunan sarana olahraga pun terlihat merata selain membangun stadion Gede Bage (GBLA) juga dibangun stadion Pekan Sari Cibinong Bogor,  Patriot kota Bekasi dan Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi.

"Masih ada stadion Watu Belah Kabupatrn Cirebon yang belum selesei pembangunanya. Namun sudah dialokasikan penganggaranya," lanjut kang Budi

Begitupun bidang pendidikan Universitas mendapat perhatian lebih dan mengupayakan menjadikan universitas negri.

"Seperti Tasik status univ yang ada sudah menjadi negri. Begitupun Unswagati Cirebon sudah dialokasikan namun belum terserap karena masih ada masalah internal yayasanya. Intinya  pembangunan dilakukan sudah adil dan merata. Sekarang tugas Gubernur baru yang harus melanjutkan yang sudah baik dan yang belum baik diperbaiki," pungkas kang Budi.

Utama

Silaturahmi Paslon Sholawat ke Ponpes Al-Zaytun

Indramayu - Paslon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Sholihin Ratnawati (Sholawat) bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Zaytun Senin, 27 Se...