Senin, 07 Mei 2018

Gatot - AHY Alternatif Poros Ketiga Solusi kebuntuan Demokrasi

E-NewsIndonesia - Partai Demokrat terus berupaya untuk bisa membangun poros ketiga pada Pilpres 2019. Ini sebagai solusi menghindari tensi politik yang memanas. Salah satunya polemik tagar ganti presiden versus tagar yang berupaya mempertahankan Jokowi baik.

Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan, hastag #2019GantiPresiden dengan #2019TetapJokowi tampaknya sudah menjadi polemik nasional. Hal itu telah memicu suhu politik nasional menjadi panas.

“Suhu politik semakin tinggi, semakin panas. Ini karena stigma publik hanya dipecah kepada kubu Jokowi dan Prabowo semata. Akhirnya energi yang bertolak belakang ini menjadi adu kuat dan ancamannya justru keutuhan bangsa,” kata Ferdinand dalam keterangan tertulis, Senin (7/5-2018).

Melihat hal itu, Ferdinand menilai kehadiran poros ketiga sebagai solusi untuk menghindari perpecahan bangsa.

“Poros ketiga menjadi jalan menyelamatkan bangsa. Poros ketiga yang tadinya menjadi jalan alternatif, sekarang justru menjadi jalan yang akan menjadi pilihan utama,” jelasnya

Ferdinand menyatakan, sosok mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bisa dijadikan capres-cawapres alternatif poros ketiga.

Selain itu, dia menyebut, Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Ketum PAN Zulkifli Hasan juga sosok potensial untuk bisa mengisi capres-cawapres alternatif di poros ketiga.

Ferdinand mengatakan Gatot Nurmantyo dengan AHY bisa menjadi pilihan dan menjadi jalan keluar dari konflik dan kemelut yang semakin dalam ini. 

"Ini gagasan untuk alternatif 2019. Stigma Jokowi - Prabowo menyisakan 40% pemilih yang tadak ingin ke keduanya. Mungkin ini bisa jadi alternatif solusi kebuntuan demokrasi ini,"pungkasnya.

Utama

Dialog Dengan Pedagang Kaki Lima, Ketum AHY Luncurkan Gerakan Nasional Demokrat Bina UMKM

Jakarta : Di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, banyak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terdampak. Usaha mereka sepi pembeli...