Selasa, 17 April 2018

Komunitas Berbagi Menjadikan Manusia Berprikemanusiaan

E-NewsIndonesia - Jakarta kota Metropolitan banyak yang menilai kalau rasa kepedulian pada sesama berkurang. Namun apa yang dilakukan oleh komunitas berbagi sangatlah berbeda.

"Memberi makan orang lapar tidak menyelesaikan masalah sosial, tapi menyelesaikan masalah dalam diri agar keluar dari perilaku hewani (asosial/tak peduli/rakus/dijadikan tunggangan atau aduan hukum terakhir dikurbankan)," ujar Wahyu kordinator kegiatan ini

Ia mengatakan bahwa lepas dari jeratan kerakusan hewani itulah awal terbuka jalan hidup yang Merdeka, menjadi manusia yang mengikuti alur hidup berprikemanusian.

"Alhamdulillah *Malam Jumat Berbagi* di Jakarta semakin bertambah yang bergabung. Ini adalah wujud bahwa masih banyak masyarakat Jakarta yang peduli kepada sesama," lanjutnya

Diantara mereka ada yang membawa nasi bungkus, ada yang patungan beli makanan, dan ada yang membawa kendaraan untuk pendistribusian makanan. Semua atas dasar panggilan jiwa untuk saling peduli.

"Semakin banyak yang bergabung, semakin banyak yang di kasih. Kami akan terus berada dalam garis soledaritas membangun kekuatan untuk menebar cinta-kasih dan peduli sesama anak Negri," tutur Wahyu

Ia mengatakan Komunitas Berbagi, akan jauh dari nalar konspiratif. Wahyu berharapa dengan berbagi dari pertemanan menjadi persahabatan hingga menjadi persaudaraan.(E03)

Utama

Naik Kendaraan Tak Pakai Masker, Dendanya Bisa Sampai Rp 1 Juta!

Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Saat PSBB ini, masyarakat tetap dianjurk...