Kamis, 05 April 2018

Ferdinand Anggap Roma Hurmuzy Berasumsi Sendiri Perihal Demokrat Merapat ke Jokowi

E-NewsIndonesia - pernyataan ketua umum PPP Roma Hurmuzy (Romy) bahwa Demokrat akan merapat ke koalisi Jokowi pada Pilpres mendatang mendapat bantahan dari Ferdinand Hutahaean kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat. 

Menurutnya pertemuan  Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Umum Roma Hurmuzy (Romy) PPP di Jombang Jatim saat kampanye akbar pertama pasangan Cagub Kofifah adalah pertemuan singkat. 

"Tidak ada pertemuan 2 jam atau pertemuan khusus. Pertemuan di atas panggung kampanye itu tentu adalah pembicaraan yang sifatnya umum dan tidak akan detil terkait sikap Partai Demokrat," jelas Ferdinand kamis 4/4-2018 kepada e-newsindonesia.com

Ia menduga, Romy berasumsi sendiri dan menyimpulkan sendiri bahwa seolah Demokrat akan mendukung koalisi Jokowi. 

Menurutnya SBY selalu menyampaikan bahwa Demokrat belum saatnya menentukan sikap, sehingga semua opsi masih terbuka bagi Demokrat. Time line Demokrat adalah sekitar bulan Juli atau pasca Pilkada serentak baru akan menentukan sikap kemana akan berkoalisi. 

"Mungkin pak Romy melihat dari sudut pandang pendukung Jokowi, sehingga berasumsi bahwa Demokrat akan dukung Jokowi. Yang pasti saat ini belum ada sikap resmi partai karena memamg belum waktunya," lanjut Ferdinand

Jadi ia meyakini bahwa Romy berasumsi sendiri. Menurutnya mungkin saja mendukung Jokowi, mungkin juga tidak dan mungkin juga akan lahir poros baru. 

"Kita tunggu saja nanti bahwa waktu akan menjawab. Tapi yang pasti, Demokrat akan mendukung yang terbaik untuk rakyat," pungkas Ferdinand Hutahaean.

Utama

Berawal Kenalan di Aplikasi Kencan, Saat Bercinta Youtuber Dihabisi dan Dimutilasi Jadi 11

Jakarta - Polisi menemukan sosok mayat laki-laki diduga menjadi korban mutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu sore, 16 S...