Senin, 05 Maret 2018

Pjs Walikota Cirebon Minta E-KTP Segera Diseleseikan

E-NewsIndonesia - Pjs Walikota Cirebon Dr H. Dedi Taufik, M.Si, meminta agar permasalahan KTP elektronik untuk segera diselesaikan. Permasalahan KTP elektronik tersebut sangat erat kaitannya dengan suksesnya penyelenggaraan pilkada di Kota Cirebon.

 Hal tersebut diungkapkan Pjs Wali Kota Cirebon saat melakukan briefing  staff di Kantor Pemerintah Daerah Kota Cirebon Kawasan Olahraga Bima, Senin, 5 Maret 2018. 

"Untuk data kependudukan ini sangat penting. Dikarenakan pilkada serentak sudah di depan mata. Jangan sampai pilkada serentak terkendala karena data kependudukan yang tidak valid," tegas Dedi

Karena itu Dedi menegaskan kepada seluruh camat yang ada di Kota Cirebon bersama dengan Disdukcapil melakukan pendataan warga. Termasuk anak-anak muda yang sudah berusia 17 tahun tapi belum memiliki KTP elektornik.  Untuk mereka proses percepatan pencetakan KTP elektronik juga harus segera dilakukan.

Tidak hanya itu, Dedi pun meminta agar seluruh pihak bisa bersama-sama menyukseskan pilkada serentak 2018 ini. 

"Semua harus bersama-sama mensukseskan pilkada. Sehingga tingkat partisipasi pemilih bisa tinggi. Khususnya pemilih pemula," ungkap Dedi.

Selanjutnya kepada setiap ASN yang berada di lingkungan Pemerintah Daerah Kota Cirebon, Dedi kembali menekankan kepada mereka untuk bersikap netral. 

Kalaupun ada pilihan politik, harus disimpan kuat dalam hati. Dengan bersikap netral dan profesional, maka setiap ASN akan tetap bisa menjalankan tugas dan fungsinya melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.

Pada briefing staff tersebut juga Pjs Wali Kota Cirebon akan segera mengisi kekosongan pejabat Lurah Drajat. Kekosongan tersebut menurut Dedi sangat mengganggu pelayanan terhadap masyarakat. 

"Kekosongan lurah Drajat sangat mengganggu pelayanan masyarakat. Karenanya dalam waktu yang tidak terlalu lalu lama, kekosongan Lurah Drajat akan segera diisi," jelasnya


Sementara itu Kepala Disdukcapil Kota Cirebon, Sanusi, S.Sos, mengungkapkan jika saat ini ada 1.960 an pelajar tingkat SMA dan SMK di Kota Cirebon yang belum memiliki KTP elektronik. 

"Mereka sebenarnya sudah wajib memiliki KTP elektronik tapi belum memilikinya. Karena itu kami akan segera melakukan perekaman dan ditargetkan semuanya bisa mengikuti pilkada serentak maupun pilpres 2019 mendatang," jelas Sanusi

Sedangkan untuk stok blangko di kota Cirebon masih aman. Kalau pun kurang, masih bisa minta lagi.(E05)

Utama

PP Muhammadiyah Apresiasi Partai Demokrat Yang Terus Bangun Komunikasi dan Dengarkan Suara Rakyat

Jakarta : Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali melanjutkan silaturahmi politiknya. Setelah sebelumnya mengunjun...