Minggu, 18 Maret 2018

Pelaku Pembacokan Ulama Dan Menantunya Ternyata Bukan Orang Gila

E-NewsIndonesia - Peristiwa kejadian pembacokan ulama dan menantunya terus dilakukan pendalaman oleh Polres Kendal. Hasil pemeriksaan terhadap pelaku pembacokan, Polres Kendal menyatakan bahwa pelaku sebagai orang waras dan tidak memiliki gangguan jiwa.

Seperti yang dilansir oleh tribunjateng.com Kapolres Kendal AKBP Adi Wijaya saat ditemui  pada Minggu (18/3-2018) menjelaskan, Suyatno, pelaku pembacokan melakukan tindakan itu dalam kondisi sadar dan memang ada niat kejahatan.
Pelaku dapat menjawab semua pertanyaan penyidik saat dilakukan pemeriksaan. 

"Pelaku saat itu melihat korban Agus Nurus Saban dan istrinya Ulfa hendak keluar berpergian naik mobil. Istri korban saat itu membawa tas dan pelaku hendak merampas tas itu. Ini kriminal murni," jelasnya.

AKBP Adiwijaya mengatakan, untuk melancarkan aksinya, pelaku terlebih dahulu melukai sang suami agar aksinya berjalan mulus.

Selanjutnya istri korban berteriak minta tolong yang membuat ayahnya Agus yaitu Kiai Ahmad Zaenuri keluar rumah dan menolong menantunya yang terluka parah.

"Namun korban kedua (Zaenuri) juga ikut dibacok oleh tersangka hingga beberapa kali. Selanjutnya para warga datang dan menghakimi tersangka. Beruntung ada warga yang melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian sehingga pelaku dapat diamankan," ujarnya.

Menurut pengakuan tersangka Suyatno mengatakan 3 hari belakangan dirinya sama sekali tidak mempunyai uang, sehingga muncul niat buruk untuk melakukan tindakan perampasan menggunakan kekerasan itu. Hingga Ahirnya Kiai dan menantunya jadi korban pembacokan.(E01/Ist)

Utama

Berawal Kenalan di Aplikasi Kencan, Saat Bercinta Youtuber Dihabisi dan Dimutilasi Jadi 11

Jakarta - Polisi menemukan sosok mayat laki-laki diduga menjadi korban mutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu sore, 16 S...