Rabu, 21 Maret 2018

Lapas Kelas 1 Cirebon Rusuh, Napi Demo Keberatan Razia Alat Komunikasi

E-NewsIndonesia - Kerusuhan terjadi di Lapas Kelas 1 Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat, Rabu (21/3/2018) siang. Ratusan napi yang menolak dirazia melakukan penyerangan terhadap petugas lapas dengan batu dan kayu.

Peristiwa kerusuhan ini berawal saat petugas Lapas Kesambi melakukan razia rutin di hampir seluruh blok. Razia dengan sasaran alat komunikasi, senjata tajam, dan narkoba tersebut mendapat perlawanan dari sejumlah penghuni lapas. Bahkan, sempat terjadi aksi pelemparan menggunakan batu dan kayu yang dilakukan napi yang kesal dengan adanya razia.

Narapidana Lapas Kelas I Cirebon mengamuk menyebabkan sejumlah CCTV rusak. Polisi mendalami siapa dalang kericuhan tersebut.

"Kericuhan ini akumulasi protes warga binaan. Mereka melakukan pelemparan batu dna merusak sejumlah CCTV di dalam lapas," kata Kapolresta Cirebon AKB Adi Vivid Agustiadi Bachtiar saat ditemui di Lapas Kelas I Cirebon, Jalan Raya Kesambi Kota Cirebon, Selasa (21/3/2018).

Adi mengatakan saat ini situas di dalam Lapas Kelas I Cirebon sudah kondusif. Narapidana yang sebelumnya melakukan perlawanan dengan melempar batu kepada para petugas, sudah masuk ke ruang tahanan masing-masing.

"Sampai saat ini belum ada korban jiwa, hanya kerugian material. Kita akan berjaga selama 1x24 jam memastikan tidak terjadi imbas setelah ini," katanya. 

Sebelumnya, Kalapas Kelas I Cirebon Heni Yuwono tak menampik keribuatan yang terjadi di Lapas dipicu oleh razia sarana komunikasi seperti telepon genggam. Narapidana menginginkan agar razia sarana telekomunikasi tidak dilakukan secara rutin setiap hari.

"Kita rutin razia, kadang sehari sekali. Mereka merasa keberatan. Meminta supaya tidak terlalu sering," kata.

Kapolresta Cirebon mengatakan saat ini pihaknya belum bisa mengamankan provokator keributan di Lapas. Adi mengaku khawatir akan terjadi keributan yang lebih besar jika pihaknya gegabah.

"Soal provokator keribuatan masih kita dalam. Jangan sampai kita tangkap kemudian memicu kejadian besar," kata Adi di lokasi kejadian.

Selain itu, sejumlah CCTV di dalam lapas juga mengalami kerusakan akibat amukan narapidana. Polisi memastikan tak ada korban jiwa dalam keribuatan tersebut.(E05)

Utama

Berawal Kenalan di Aplikasi Kencan, Saat Bercinta Youtuber Dihabisi dan Dimutilasi Jadi 11

Jakarta - Polisi menemukan sosok mayat laki-laki diduga menjadi korban mutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu sore, 16 S...