Kamis, 01 Februari 2018

XTC Cirebon Serang Dan Taklukan Medan Mandirancan

E-News Indonesia - XTC Kota Cirebon bersama TNI Angkatan Laut beserta elemen masyarakat lainya datang, searang dan taklukan medan pertempuran di desa Cipaniis Mandirancan Kabupaten Kuningan, Rabu 31 Januari 2018.
Mereka berkumpul di LANAL Cirebon mempersiapkan segala sesuatunya. Lalu menuju desa Seda untuk memulai penaklukan medan menuju desa Cipaniis.

Tentunya kegiatan ini bukanlah peperangan sesungguhnya namun untuk mengenang Patriot ALRI(Angkatan Laut Repulik Indonesia) pimpinan Kapten Samadikun yang Gugur di Perairan Cirebon pada Agresi Militer Belanda tahun 1946.

Kegiatan ini diprakarsai dan digelar oleh TNI AL Cirebon dibantu Kepolisian Air dan Udara (POLAIRUD). Rombongan berangkat menggunakan Truk yang telah disiapkan oleh penyelenggara sekitar pukul 7:30 agar tidak membuat kemacetan. 

Sesampainya di Halaman Sekolah SD Negeri Seda Madirancan Kuningan, semua peserta dibagi dan dipisahkan dari kelompoknya untuk kemudian disatukan dan dibaurkan dalam kesatuan-kesatuan Tim. TNI, Polisi, XTC, FKPPI, Laskar Macan Ali, RIM, Staking, Sedulur Cirebon, berbagai Ormas serta Komunitas dan perwakilan Pelajar Cirebon.

Turun merayap di tanah becek berlumpur mengikuti pembukaan acara pelatihan. Suara-suara ledakan dan Senapan dipadu uraian singkat sejarah Gugurnya patriot ALRI di perairan Cirebon, semakin menambah keseruan acara. 

"Sungguh ini adalah permulaan yang sangat berkesan," jelas Jaka Permana ketua XTC Cirebon

Ada 4 Pos dalam Rute Medan yang harus ditempuh dengan mengikuti beberapa petunjuk dan menyelesaikan tugas yg diberikan oleh panitia. 

Pos pertama memberikan pelatihan Tali Temali, pos kedua adalah Melempar Sangkur, Pos ketiga adalah Kesehatan (P3K), dan pos keempat adalah Menembak.

Diakhir acara tepatnya di area wisata Cipaniis, semua rasa lelah setelah naik turun bukit, menyusuri hutan dan bibir jurang yang licin terlupakan sejenak dengan adanya suguhan Dangdut & Pembagian hadiah. 

"Membanggakan sekali melihat TNI Polri dan Masyarakat dapat bersinergi. Sebelum kembali ke Cirebon, panitia menyediakan santap bersama ala Prasmanan dalam barisan panjang daun-daun pisang. Sungguh terasa sekali suasana kebersamaan yang menyatu-leburkan semua perbedaan," tutur Jaka

Dirinya berharap semoga saja kedekatan TNI, POLRI, dan berbagai elemen Masyarakat seperti ini juga bisa terjalin di semua tempat di Indonesia. 

Rombongan kembali ke Pangkalan TNI AL Cirebon dengan penuh kesan dan keceriaan. Pukul 13:30, acara ditutup dengan doa singkat dan salam hangat. Cirebonku, Indonesiaku, kebanggaanku. NKRI Harga Mati selalu di Hati, dan Salam Kuat dalam Persaudaraan.(E03)

Utama

Berawal Kenalan di Aplikasi Kencan, Saat Bercinta Youtuber Dihabisi dan Dimutilasi Jadi 11

Jakarta - Polisi menemukan sosok mayat laki-laki diduga menjadi korban mutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu sore, 16 S...