Minggu, 11 Februari 2018

Wartawan Menjadi Presiden, Bingung Saat Diwawancara

E-News Indonesia - Puncak Hari Pers Nasional yang dihadiri oleh Presiden Jokowi Jum'at 9/2-2018 di Padang terselip kisah menarik seorang wartawan yang jadi presiden.

Dialah Mohamad Yusrinur Raja Agam yang berkesemlatan berdialog dengan Presiden Jokowi di atas panggung kehormatan.

"Nama saya Mohamad Yusrinur Raja Agam wartawan dari Surabaya," tutur Yusri

Presiden Jokowi meminta Yusri untuk berperan menjadi Presisen dan ia sendiri menjadi seorang wartawan.

"Pak Yusri jadi Presiden, saya jadi wartwan. Saya mau wawancarai bapak," tutur Jokowi

"Baik saudara wartawan, apa yang mau ditanyakan," ucap yusri tegas memerankan dirinya wartawan. Para hadirin yang mayoritas wartawan pun tertawa lepas melihat tingkah Presiden Yusri tak terkecuali Jokowi.

"Bapak ini luar biasa pernah ngomong begitu ke wartawan. Lah saya aja ga pernah berani nanyain k wartawan apa yang mau ditanyakan. Bapak ini percaya diri banget dah pantes jadi presiden pak Yusri nih," tutur jokowi mesem

Lalu jokowi pun bertanya kepada Presiden Yusri mentri apa yang paling Presiden Yusri sukai dari 34 mentei yang ada.

Presiden Yusri hanya menjawab mentei yang bisa mengururs wartawan dalam hal ini Menkominfo. Alasanya karena dengan adanya kominfo masyarakat Indonesia bisa menikmati berbagai macam berita yang diauguhkan wartawan.

"Jawaban Bapak nih politis banget. Nah bapak Presiden kan tiap hari diwawancara ama wartawan di Istana Negara, media mana yang paling menyebalkan," tanya wartawan Jokowi

Presiden Yusri mulai panik wajahnya seperti tidak ingin menjawab. Lalu iya pun menjawab media abal-abal.

"Mana ada media abal-abal di Istana semua media bener dan terdaftar. Coba bapak terus terang aja mana media yang sering bikin jengkel pertanyaanya itu-itu melulu setiap hari," tanya wartawan Jokowi lagi

"Media Rakyat Merdeka," jawab Yusri sambil celingukan dan disambut ketawa Jokowi dan para hadirin

"Ini pas jawabanya sama ini dengan yang ada dalam hati saya," sambut jokowi tertawa

Lalu Jokowi pun bertanya mengapa preaiden Yusri jengkel dengan Rakyat Merdeka bukan yang lainya.

"Kalau Rakyat Merdeka semua kita pemimpinnya bingung," jawab Yusri

Jokowi pun ahirnya menutup tanya jawab dan mengembalikan Yusri kepada profesinya sebagai wartawan.

"Baik untuk ketulusan dan kejujuran jawaban pak Yusri saya kasih sepeda monggo diambil sepedanya. Saya ambil alih lagi saya presidenya pa Yusri kembali jadi wartawan," pungkas Presiden Jokowi yang disambut gemuruh twpuk tangan.(E01/Ist)

Utama

Dialog Dengan Pedagang Kaki Lima, Ketum AHY Luncurkan Gerakan Nasional Demokrat Bina UMKM

Jakarta : Di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, banyak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terdampak. Usaha mereka sepi pembeli...