Sabtu, 17 Februari 2018

Seperti Sebuah Kutukan Tiga Bupati Subang Ahiri Jabatan Sebagai Tahanan

E-NewsIndonesia - Kisah dan dongeng jaman kerajaan kerap kali kita disuguhkan oleh cerita kutukan sebuah pusaka ataupun tahta. Berakhir dengan meminta nyawa siapa yang memiliki pusaka atau pemegang tahta tersebut.

Sebuah kisah berbeda terjadi dijaman sekarang tahta Bupati Subang yang sangat angker dan menakutkan. Siapa yang menduga tiga orang Bupati Subang mengahiri jabatanya bestatus tahanan.

Kabupaten Subang sudah memiliki 9 orang Bupati namun tiga pejabat terahir semua tertangkap KPK karena terjerat kasus korupsi.

Mereka yang menjabat sebagai Bupati Subang dan harus mendekam di dalam penjara adalah :

1. Drs H Eep Hidayat MSi

Kader dari PDIP, Eep menjadi Bupati Subang dua periode dan mengakhiri masa bhaktinya di penjara. Eep menjadi bupati pertama kali tahun 2003. Periode kedua 2008, dia berpasangan dengan Ojang Sohandi yang sebelumnya ajudan dia.

Tahun 2012, dia terjerat kasus korupsi dan dipenjara 5 tahun di Lapas Sukamiskin. Eep keluar 2016 dan pada saat itu Ojang dibekuk KPK. Eep divonis lima tahun bui lantaran kasus korupsi Biaya Pungut Pajak Bumi dan Bangunan (BP PBB) Kabupaten Subang tahun 2005-2008 senilai Rp 2,5 miliar.

Eep keluar dari Lapas Sukamiskin Bandung pada Jumat 12 Februari 2016 setelah mendapatkan pembebasan bersyarat (PB). Eep mendekam di Lapas Sukamiskin sejak Maret 2012.

Pada 2011, Pengadilan Tipikor Bandung memvonis bebas Eep. Namun vonis ini dianulir Mahkamah Agung (MA) yang memutuskan Eep bersalah dan dipenjara 5 tahun. Eep juga didenda Rp 200 juta serta subsider 3 bulan penjara dan wajib mengembalikan uang negara senilai Rp 2,5 miliar


2. Ojang Sohandi SStp MSi

Mantan Ajudan Eef yang ekmudian menjadi wakil Eef pada periode kedua Eef menjabat Bupati Subang. Kemudian Ojang menggantikan Eef sebagai Bupati karena yang bersangkutan ditangkap kasus korupsi.

Ojang adalah lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Ia pernah menjadi ajudan Drs H Eep Hidayat MSi saat menjadi bupati periode pertama (2003-2008).

Pada periode kedua (2008-2013), Eep menggandeng Ojang sebagai calon Wakil Bupati. Pasangan Eep-Ojang terpilih sebagai bupati-wakil bupati 2008-2013. Tahun 2012, Ojang dilantik menjadi bupati setelah Eep ditangkap karena terlibat kasus korupsi.

Pada Pilkada Subang tahun 2013, Ojang (PDIP) yang berpasangan dengan Imas (Golkar) menang. Namun tahun 2016 tepatnya Senin (11/4/2016), Ojang terkena OTT KPK karena akan menyuap jaksa dalam kasus korupsi dana BPJS dan juga kasus korupsi lainnya di Kabupaten Subang.

Ojang dituntut 9 tahun penjara dan kemudian majelis hakim menjatuhkan hukuman 8 tahun penjara..


3. Imas Aryumningsih

Imas adalah wakil bupati yang berpasangan dengan Ojang. Ia menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Subang pada 11 April 2016.

Imas menggantikan bupati sebelumnya Ojang Sohandi yang juga terkena OTT KPK saat akan menyuap jaksa.

Kader Partai Golkar yang juga baru ditetapkan sebagai Calon Bupati pada Pilkada Subang tahun 2018 ini ditangkap bersama lima orang lainnya.

Saat ini, Imas dan para terduga lain masih dalam pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi.

Imas memenangi Pilkada Subang tahun 2013 sebagai wakil bupati saat berpasangan dengan Ojang Sohandi (PDIP) sebagai bupati.

Tiga pewaris tahta jabatan Bupati Subang hanya Eep yang sudah menghirup udara bebas.

Ojang masih mendekam di Lapas Sukamiskin, Bandung. Imas baru saja terkena OTT dan kini menjadi menjalani masa tahanan untuk pemeriksaan KPK.(E01/Ist)

Utama

Berawal Kenalan di Aplikasi Kencan, Saat Bercinta Youtuber Dihabisi dan Dimutilasi Jadi 11

Jakarta - Polisi menemukan sosok mayat laki-laki diduga menjadi korban mutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu sore, 16 S...