Jumat, 09 Februari 2018

Oknum Guru Hamili Mantan Muridnya Hingga Melahirkan

E-News Indonesia - Tragis seorang siswi berinisial S hamil dan tidak diketahui oleh orang tua korban. Hingga akhirnya gadis yang belum genap berusia 17 tahun melahirkan seorang diri di kamar mandi rumahnya.

Takut ketahuan orang tua dan tetangganya, korban berinisiatif membuang bayi yang baru dilahirkannya di belakang rumah. Diletakkan dalam keranjang bambu beralaskan jaket. Bayi yang ditemukan pada hari Selasa 6 Februari 2018 lalu saat ini sedang dalam perawatan di rumah bisnis desa di wilayah Gondangrejo.

Siswi tersebut hamil oleh  oknum guru berinisial ESA (57) yang mengajar di salah satu sekolah negeri di kawasan Gondangrejo mantan gurunya sendiri. 

Tenaga pendidik ini nekat melakukan persetubuhan dengan mantan muridnya yang masih di bawah umur hingga korban hamil dan melahirkan.

Wakapolres Karanganyar Kompol Dyah Wuryaning Hapsari mengatakan, aksi cabul yang dilakukan ESA kepada mantan muridnya ini dilakukan hingga beberapa kali dengan iming-iming akan dinikahi oleh pelaku. 

"Pengakuan korban, sudah lima kali melakukannya dengan pelaku di beberapa lokasi yang berbeda. Hingga akhirnya bulan Agustus lalu, korban mengaku terlambat datang bulan," jelas Dyah, Kamis 8/2-2018.

Sampai akhirnya kehamilan korban semakin membesar, dan melahirkan. Usai mendapat laporan adanya temuan bayi, petugas dari Polsek Gondangrejo langsung melakukan pemeriksaan termasuk juga memeriksa korban.

"Sampai pada akhirnya korban mengakui dan menjelaskan siapa sosok ayah biologis bayi laki-laki yang dilahirkannya," lanjut Dyah.

Atas perbuatannya, ESA dijerat dengan pasal 81 ayat 1 dan 2 UU no 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman lima tahun penjara. Sedangkan S meski saat ini masih di bawah umur juga ditetapkan sebagai tersangka. Namun untuk S tidak dilakukan penahanan dan didampingi oleh PPA.

Sementara itu pengakuam ESA, dirinya sudah menjalin hubungan dengan S sejak 2017. Pertama melakukan hubungan badan dengan korban pada bulan Mei 2017 di salah satu hotel.

“Saya tidak ingat berapa kali pastinya. Mungkin 4-5 kali. Ya saya beri uang sama janji saya mau nikahi," akunya

Korban diiming-imingi sejumlah uang. Kalaupun hamil, tersangka berjanji akan menikahi. Padahal tersangka ini sudah punya istri dan dua anak.

"Bayi ditemukan dengan ari-ari (plasenta) yang masih basah. Saat ini sudah ditangani, kondisinya sehat dan dirawat oleh bidan," pungkas Dyah.(E01/Ist)

Utama

AHY Tegaskan Tuduhan Dirinya Dalangi Demo UU Ciptaker Sangat Menyakiti Hati Nurani Rakyat

Jakarta : Ketua umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono  membaca headline Koran Tempo dan Kompas hari ini. Kedua harian nasional itu m...