Rabu, 28 Februari 2018

Longsor Wonosobo Satu Orang Dikabarkan Hilang Tertimbun

E-NewsIndonesia - Bencana masih terus menyelimuti tanah jawa akibat cuaca ekstrim yang terjadi belakangan ini. Kali ini tanah longsor terjadi di Desa Reco Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Rabu 28/2-2018.

Tanah longsor ini terjadi pukul 8.45, seorang  warga dilaporkan hilang saat longsor terjadi. Orang yang dilaporkan hilang adalah Nugroho Haryanto (25) warga setempat, kemungkinan korban tertimbun material longsor.

Saat ini pencarian terhadap korban masih dilakukan. Namun hingga siang ini, korban belum ditemukan. Tim dari Kepolisian, SAR dan masyarakat terus mencari warga yang kemungkinan tertimbun tersebut.

Kapolsek Kertek Polres Banjarnegara ,AKP Deni Wibowo mengatakan, saat ini masih dalam upaya pencarian korban yang tertimpa material longsor. Anggota TNI/Polri, relawan serta warga setempat melakukan penyisiran di lokasi tanah longsor di blok Lempok Desa Reco. 

"Tanah longsor terjadi tadi pagi. Sampai sekarang korban masih belum ditemukan dan masih dilakukan upaya pencarian," kata Deni yang ikut langsung dalam pencarian

Ia pun menceritakan kronologi kejadiannya, korban yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini tengah beristirahat di bawah pohon bambu bersama satu rekannya. Tidak lama kemudian, terdengar suara gemuruh dan terjadi tanah longsor dari perbukitan.

"Satu rekannya atas nama Arifin. Berdasarkan keterangannya, dia lari dengan arah turun begitu mendengar suara gemuruh. Sedangkan korban sudah berupaya lari tetapi tidak dapat menyelamatkan diri," kataTanah longsor terjadi di Desa Reco Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Satu orang warga dilaporkan hilang saat longsor terjadi.

Peristiwa tanah longsor terjadi Rabu (28/2/2018) pukul 08.45 WIB di lahan pertanian. Orang yang dilaporkan hilang adalah Nugroho Haryanto (25) warga setempat. Diduga korban tertimbun material longsor.

Saat ini pencarian terhadap korban masih dilakukan. Namun hingga siang ini, korban belum ditemukan.

Kapolsek Kertek Polres Banjarnegara ,AKP Deni Wibowo mengatakan, saat ini masih dalam upaya pencarian korban yang tertimpa material longsor. Anggota TNI/Polri, relawan serta warga setempat melakukan penyisiran di lokasi tanah longsor di blok Lempok Desa Reco.

"Tanah longsor terjadi tadi pagi. Sampai sekarang korban masih belum ditemukan dan masih dilakukan upaya pencarian," kata Deni melalui sambungan telepon, Rabu (28/2/2018).

Untuk kronologi kejadian lanjut dia, korban yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini tengah beristirahat di bawah pohon bambu bersama satu rekannya. Namun, tak lama kemudian, terdengar suara gemuruh dan terjadi tanah longsor dari perbukitan.

"Rekannya atas nama Arifin, berhasil lari dengan arah turun begitu mendengar suara gemuruh. Sedangkan korban sudah berupaya lari namun tidak dapat menyelamatkan diri," pungkasnya.(E01/Ist)

Utama

AHY Tegaskan Tuduhan Dirinya Dalangi Demo UU Ciptaker Sangat Menyakiti Hati Nurani Rakyat

Jakarta : Ketua umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono  membaca headline Koran Tempo dan Kompas hari ini. Kedua harian nasional itu m...