Jumat, 02 Februari 2018

KPK Tetapkan Zumi Zola Sebagai Tersangka Dan Segera Menahanya

E-News Indonesia - Gubernur Jambi Zumi Zola ditetapkan sebagai tersangka, diduga menerima hadiah atau janji (Gratifikasi) senilai Rp 6 miliar atas proyek-proyek di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi. Penetapan tersangka dibacakan oleh Basaria Panjaitan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Jum'at 2/2-2018.

"Selain ZZ yang kita tetapkan sebagai tersangka,  juga kita tetapkan anak buahnya, Pelaksana Tugas Kepala Dinas (Plt Kadis) PUPR Jambi Arfan, sebagai tersangka," jelas Basaria

Dari hasil penyidikan, gratifikasi yang diterima dari sejumlah proyek itu digunakan Zumi Zola sebagai 'uang ketok' untuk DPRD Jambi. Tujuannya untuk memuluskan APBD Jambi.

"Untuk membayar apakah mungkin dari kantong gubernur kan enggak, pasti kan dari pengusaha," lanjut Basaria.

Atas perbuatannya, Zumi dan Arfan disangkakan pasal 12 huruf B Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara itu, KPK sebelumnya sudah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus suap pengesahan APBD Provinsi Jambi. Mereka adalah anggota DPRD Provinsi Jambi Supriyono, Plt Sekda Jambi Erwan Malik, Plt Kadis PUPR Jambi Arfan, dan Asisten Daerah III Syaifuddin.

KPK segera akan memanggil Zumi Zola untuk datang ke kantor KPK dan menahanya sebagai tersangka kasus Gratifikasi senilai 6 Milyar Rupian.(E01/Ist)

Utama

AHY Tegaskan Tuduhan Dirinya Dalangi Demo UU Ciptaker Sangat Menyakiti Hati Nurani Rakyat

Jakarta : Ketua umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono  membaca headline Koran Tempo dan Kompas hari ini. Kedua harian nasional itu m...