Kamis, 15 Februari 2018

Imas Aryumningsih Resmi Ditahan KPK, Tetap Maju Sebagai Kandidat Calon Bupati Subang

E-NewsIndonesia - Bupati Subang Imas Aryumningsih resmi menjadi tahanan KPK dan memakai rompi orange. Dia ditahan setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) dan menjadi tersangka suap.

Imas keluar dari ruang pemeriksaan KPK di lantai 2, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis dini hari 15/2-2018. Tepatnya pukul 01.37 WIB, Imas sudah mengenakan rompi oranye, khas tahanan KPK, usai diperiksa.

Kepada wartawan ia berkata tidak tahu-menahu kenapa ditahan KPK. Menurutnya dia tiba-tiba saja dijemput tim KPK di rumah lalu ditetapkan menjadi tahan seusai diperiksa. 

"Saya tidak tahu, lagi di rumah sepulang konvoi pengambilan nomer urut, lalu ada KPK ngejemput ke sini," ungkapnya.

Imas mengaku sedang beristirah dirumahnya setelah lelah konvoi mengambil nomor urut pasangan calon. Ia sendiri mendapatkan nomor urut dua. Saat ditanya mengenai uang suap ia juga membantah menerima uang suap.

"Tidak ada sama sekali saya terima suap. Siapa yang memberi dan saya ga tau uang apa dan berapa. Bener, sumpah, Demi Allah saya tidak terima uang sepeserpun," jelas Imas

Saat disinggung mengenai dana kampanye dan mobil pemberian yang digunakan kampanye Imas pun mengelaknya.

"Semua calon juga menerima sumbangan dari para investor untuk kampanye dan itu bukan saya saja calon lainpun sama. Sedangkan mobil banyak kok calon lain menggunakan mobil mewah bukan miliknya. Wajar pendukung memberikan fasilitasi pinjaman mobil," lanjut Imas

Ia menyatakan tidak akan mundur dari pencalonan. Karena belum ada putusan bersalah. Tetap akan melanjutkan perjuangan sebagai calon Bupati Subang.

"Tentunya tetap berprinsip praduga tak bersalah. Kalau OTT saya ditangkat saat menerima uang, saya kan ngga nerima uang. Sedang istirahat di rumah dan dijemput KPK.  Saya ga akan mundur dan berharap ada bantuan hukum dari partai pengusung," tegasnya

Imas tetap mengelak menerima suap untuk kelancaran proyek pendirian pabrik. Menurut imas ia baru menjabat Bupati selama 6 bulan dan hanya meneruskan program Bupati sebelumnya. Ia ditahan selama 20 hari pertama untuk kebutuhan penyidikan. Dia ditahan di rutan KPK Cabang Jakarta Timur. 

"IA (Imas Aryumningsih) ditahan di Rutan KPK Cabang Jakarta Timur selama 20 hari pertama untuk proses penyidikan," ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan.

Sebelumnya, KPK juga telah menahan Darta (swasta) dan Asep Santika (Kabid Perizinan Pemkab Subang) secara berturut-turut. Tak sepatah kalimat pun keluar dari mulut mereka saat menuju ke mobil tahanan. Keduanya ditahan di rutan berbeda.(E01/Ist)

Utama

AHY Tegaskan Tuduhan Dirinya Dalangi Demo UU Ciptaker Sangat Menyakiti Hati Nurani Rakyat

Jakarta : Ketua umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono  membaca headline Koran Tempo dan Kompas hari ini. Kedua harian nasional itu m...