Sabtu, 24 Februari 2018

Begal Sadis Bunuh PL Lalu Mengecor Mayatnya Dalam Kamar Mandi

E-NewsIndonesia - Sesosok mayat wanita ditemukan dicor di bak mandi di rumah pelaku pembegalan, Jumat sore 23/2-2018. Penemuan mayat tersebut berawal dari penangkapan pelaku begal yang diminta menunjukkan barang bukti di rumahnya di Desa Puguh, Kecamatan Boja, Kendal.

Petugas Polres Kendal membongkar bak mandi yang digunakan untuk mengecor mayat tersebut. Korban diketahui bernama Fitria Anggreni, warga Dusun Tanggulanin, Desa Margosari, Kecamatan Limbangan. Korban yang merupakan Pemandu Lagu (PL) di sebuah tempat karaoke ini ditemukan dicor di bak mandi, kamar mandi di belakang rumah pelaku.

Polisi menduga korban dihabisi di dalam rumah pelaku sepekan silam. Jenazahnya lalu dimasukan ke bak mandi, untuk menghilangkan jejak, pelaku kemudian menimbun jasad korban dengan pasir dan semen agar tidak menimbulkan bau busuk.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Kendal Ajun Komisaris Polisi (AKP) Aris Munandar mengatakan, pengungkapan dugaan pembunuhan ini saat polisi menangkap pelaku pembegalan yang terjadi di wilayah Boja, Kendal. 

Polisi yang memeriksa bak mandi curiga karena terdapat urugan pasir dan semen di dalam. Saat dibongkar, terlihat mayat korban  dalam keadaan hanya mengenakan pakaian dalam. Pelakupun mengakui telah membunuh dan mengecor korban.

“Rumah pelaku itu juga telah ditutup dengan menggunakan semen yang masih agak basah. Akhirnya kami lakukan upaya paksa dan kami temukan mayat yang dicor di kamar mandi,” kata AKP Aris Munandar.

Sementara Kepala Dusun (Kadus) Tanggulangin Desa Margosari Kecamatan Limbangan, Munawar mengatakan, korban dijemput pelaku pada Jum'at pekan lalu. Pelaku memang kerap menjemput korban di rumahnya dan diajak pergi. 

"Namun saat Jum'at pekan lalu dijemput, korban tidak pernah pulang dan tidak bisa dihubungi oleh keluarganya," katanya.

Polisi masih mengembangkan kasus pembunuhan ini untuk mendalami motif pembunuhan tersebut. Sementara jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk diautopsi. Polisi juga memeriksa keluarga korban dan sejumlah saksi untuk mengungkap pembunuhan keji tersebut.(E01/Ist)

Utama

AHY Tegaskan Tuduhan Dirinya Dalangi Demo UU Ciptaker Sangat Menyakiti Hati Nurani Rakyat

Jakarta : Ketua umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono  membaca headline Koran Tempo dan Kompas hari ini. Kedua harian nasional itu m...