Kamis, 18 Januari 2018

Polres Ciko Berhasil Tangkap Pelaku Pemanah Pelajar SMKN 1 Cirebon

E-News Indonesia - Pelajar SMKN 1 Cirebon yang terkena anak panah pelajar lain sudah berhasil dioperasi dan diangkat anak panahnya dari pelipis. Special Response Team (SRT) Sat Reskrim Polres Cirebon Kota langsung bergerak dengan cepat dan berhasil mengamankan tiga pelaku utama penyerangan pelajar dengan anak panah yang terjadi senin lalu.

Pelaku yang berjumlah enam orang dan berasal dari sekolah lainnya menyerang kerumunan pelajar SMKN 1 Kota Cirebon dengan panah hingga mengenai kepala korban bagian pelipis kanan. Selain mengamankan tersangka, petugas juga mengamankan anak panah yang sebelumnya menancap di kepala korban.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Adi Vivid AB, S.Ik, M.Hum, M.S.M didampingi Waka Polres Kompol Jarot Sungkowo, SH, S.Ik dan Kasat Reskrim AKP Galih Wardani, S.Ik menjelaskan bahwa ketiga pelaku diantaranya masih di bawah umur dan berstatus pelajar.

"Para tersangka diamankan di sejumlah tempat persembunyiannya masing-masing dan ketiganya berhasil dibekuk petugas berkat informasi dari masyarakat terkait aksi brutalnya menyerang dan memanah pelajar di jalur pantura perjuangan," jelasnya Kapolres Ciko saat menggelar Press Release, Rabu 17/1-2018 di Mapolres Cirebon Kota.

Selain mengamankan tersangka, petugas juga mengamankan sebilah anak panah yang sebelumnya menancap di kepala Rahmat Setiawan . Anak panah berukuran lima belas centimeter tersebut dibuat dengan menggunakan paku runcing dan bambu untuk menyerang sekolah dianggap menjadi musuhnya.

Di hadapan petugas, tersangka mengakui perbuatannya menyerang dengan anak panah kepada kerumunan pelajar yang baru saja turun dari angkutan umum dimana para tersangka menggunakan empat sepeda motor. Mereka melakukan penyerangan secara acak dan anak panah mengenai kepala rahmat setiawan yang pada saat kejadian ada di tengah kerumunan.

Hingga saat ini petugas masih memburu tiga tersangka lainnya yang sudah diketahui identitasnya. Ketiga tersangka dijerat pasal 170 jo pasal 351 KUH-Pidana tentang penganiayaan dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.(E01)

Utama

Berawal Kenalan di Aplikasi Kencan, Saat Bercinta Youtuber Dihabisi dan Dimutilasi Jadi 11

Jakarta - Polisi menemukan sosok mayat laki-laki diduga menjadi korban mutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu sore, 16 S...