Minggu, 14 Januari 2018

Jokowi Resmikan GBK, Timnas Kalah Suporter Tiriakan Reformasi PSSI

E-News Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenakan Jersey Timnas Indonesia meresmikan Stadion Gelora Bung Karno (GBK) dan menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia Menghadapi Islandia salah satu kontestan Piala Dunia 2018, Minggu 14/1-2018.

"Saya resmikan stadion GBK dan membuka GBK untuk digunakan," ujar Jokowi yang didampingi oleh para mentri kabinetnya

Nampak pula Menpora Imam Nahrowi, Hari Tanoe Soedibyo, Deddy Mizwar, Indra Safri, dan tentunya ketua umum PSSI. Kehadiran Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, tak disambut positif oleh suporter Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Ketika menyaksikan laga kontra Islandia, suporter tak henti-hentinya menyoraki Edy saat namanya disebut.

Terdengar nyanyian yang berbunyi 'reformasi, reformasi, reformasi PSSI'. Aksi ini sempat terhenti. Kemudian, kembali terjadi saat Edy memberikan penghargaan kepada perwakilan Federasi Sepakbola Islandia (KSI). Mereka meniriakan agar Edy turun dari jabatan Ketum PSSI.

Pertandingan sendiri berlangsung seru, menit awal Indonesia menggebrak tampil menyerang yang sempat membuat terkejut Islandia. Kecepatan para pemain Indonesia membuat Islandia keteteran.

Laga baru berjalan lima menit, pertahanan Indonesia sudah mendapat ancaman serius. Lewat permainan bola pendek, Aron Sigurdarson sempat mendapatkan peluang di kotak penalti Indonesia. Untungnya, kiper Andritany Arhdiyasa masih sigap menghalau bola lewat kakinya.

Hingga menit ke-10, tim Merah Putih masih kesulitan memasuki area pertahanan Islandia. Mereka pun mengandalkan kecepatan Febri di sisi kiri. Tapi, saat mengirimkan umpan, kerap kali arahnya tak tepat.

Sepanjang menit ke-13, Timnas Indonesia sempat melakukan tekanan dari berbagai lini. Tapi, sekali lagi mereka belum bisa mendekati kiper Islandia, Runar Runarsson. Hingga menit ke-20, tuan rumah masih mampu mengimbangi permainan Islandia meski kalah dalam penguasaan bola.

Di menit ke-23, Osvaldo sempat terjatuh di kotak penalti Islandia saat menggiring bola. Tapi, wasit tak menganggapnya sebagai sebuah pelanggaran. Peruntungan Indonesia pun berubah enam menit kemudian, tepatnya di menit ke-29.

Indonesia sukses memecahkan kebuntuan lewat gol Ilham Udin. Semua berawal dari crossing Febri ke dalam kotak penalti Islandia. Ironisnya, kiper Islandia Runarsson gagal melakukan tangkapan dengan sempurna. Bola yang terlepas langsung disambar Ilham Udin.

Kebobolan, tim besutan Heimir Hallgrimsson itu mencoba untuk meningkatkan serangan. Menit ke 45 serangan balik Islandia justru membuat tuan rumah kerepotan. Mereka pun bisa menyamakan skor lewat aksi individu Albert Gundmundsson yang baru masuk di menit ke-27.

Memasuki menit ke-56, Milla mencoba mengubah skema permainan Indonesia. Ia memasukkan Evan Dimas untuk menggantikan Septian David. Sayang, dua menit kemudian gawang Andritany malah kebobolan.

Berawal dari sepak pojok, lini belakang Indonesia mendapat gempuran hingga akhirnya Arnor Smarason memanfaatkan bola liar untuk mencetak gol kedua Islandia. Di menit ke-64, Hansamu melakukan pelanggaran kepada Gudmundsson dan menghasilkan penalti.

Gudmundsson sendiri yang menjadi eksekutor. Penyerang PSV Eindhoven berusia 20 tahun itu mampu menipu Andritany dengan mengarahkan bola ke sisi kanan gawang. Islandia kini berbalik unggul 3-1.

Tidak butuh waktu lama bagi tim berjulukan Our Boys itu untuk menambah penderitaan Indonesia. Di menit ke-71, Gudmundsson sukses mencetak hattrick-nya setelah akselerasinya tak mampu dihentikan lini belakang skuat Garuda yang berusaha mengejar striker Islandia ini, bola pun masuk melewati kolong kaki Andritany.

Meski tertinggal 1-4, Indonesia tak patah arang. Namun, berbagai macam upaya Indonesia tak membuahkan hasil meski sudah memasukkan Boaz Solossa, Andik Vermansah, hingga Egi Maulana Vikri. 

Banyak kesalahan umpan yang dilakukan pemain Indonesi hingga tidak mampu memaksimalkan penyerangan. Tim Garuda ahirnya menyerah dengan skor 1:4 atas Islandia.(E01/ist)

Utama

Berawal Kenalan di Aplikasi Kencan, Saat Bercinta Youtuber Dihabisi dan Dimutilasi Jadi 11

Jakarta - Polisi menemukan sosok mayat laki-laki diduga menjadi korban mutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu sore, 16 S...