Rabu, 24 Januari 2018

Gempa Lebak Akibatkan 1 Korban Jiwa, Seribuan Rumah Rusak

E-News Indonesia - Seorang warga Kabupaten Lebak, Banten, dilaporkan meninggal dunia akibat gempa tektonik berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) dengan koordinat 7,21 LS dan 105, 91 BT atau tepatnya 81 KM arah barat Lebak.

"Kami baru menerima laporan satu warga yang meninggal dunia akibat gempa tektonik itu," kata Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Madias di Lebak, Selasa 23/1-2018.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Nana (40) warga Kampung Cikaung Desa Sawarna Barat Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak.

Selain itu juga dua warga lainnya mengalami luka-luka dan satu orang tersetrum. Mereka yang luka-luka sedang menjalani pengobatan di Puskesmas setempat.

Kemungkinan korban meninggal dan luka-luka masih bertambah karena lokasi pusat gempa cukup jauh dari Rangkasbitung sekitar 150 Km.

"Kami berharap aparat desa dan kecamatan segera melapor jika terjadi korban gempa," lanjutnya

Menurut Madias, warga yang meninggal dunia berdasarkan informasi korban diduga terserang penyakit jantung setelah melihat rumah roboh akibat gempa.

Getaran gempa begitu kuat sehingga banyak rumah warga di Desa Sawarna Barat mengalami kerusakan.

Saat ini, BPBD baru menerima korban meninggal dunia hanya seorang dan tiga luka-luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah dan seorang tersetrum.
Madias menyatakan sebanyak 1.269 rumah mengalami kerusakan akibat gempa tektonik berrinten 11 unit dan kekuatan 6,1 SR dengan koordinat 7,21 LS dan 105, 91 BT atau tepatnya 81 KM arah barat Lebak.

"Semua rumah yang mengalami kerusakan tersebar di 18 kecamatan," kata Madias

Berdasarkan hasil rekapitulasi data sementara tercatat 1.269 rumah mengalami kerusakan akibat gempa tektonik itu. Terdiri dari rusak berat sebanyak 146 unit dan rusak ringan 1.123 unit.

Warga yang rumahnya mengalami kerusakan tersebar di 17 kecamatan antara lain Wanasalam 63 unit, Bayah 142 unit, Panggarangan 92 unit, Cilograng 149 unit, Lebak Gedong 66 unit, Cimarga 5 unit, dan Sajira 1 unit.

Begitu juga di Kecamatan Cirenten 17 unit, Cihara 5 unit, Bojongmanik 15 unit, Cijaku 23 unit, Cigemblong 9 unit, Malingping 549 unit, Cileles 1 unit dan Muncang 10 unit.

Kerusakan itu juga puluhan bangunan sekolah SD, SMP dan MA juga tempat ibadah ban BPBD hingga kini mendirikan Posko Darurat untuk menerima laporan korban gempa tektonik. Beberapa pelajar juga mengalami luka akibat terkena reruntuhan bangunan sekolah.

Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempa bumi berupa guncangan berpotensi dirasakan di daerah Jakarta, Tangerang Selatan, Bogor, II SIG-BMKG (IV-V MMI).

Gempa bumi selatan Jawa-Bali-Nusa Tenggara ini termasuk dalam klasifikasi gempa bumi berkedalaman dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempang Eurasia.

Sementara itu Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Drs. MOCH. RIYADI, M.Si. mengatakan bahwa adanya info gempa susulan adalah hoax. Ulah orang yang tidak bertanggung jawab mengatasnamakan BMKG yang menginfokan gempa susulan 7,5 SR dan berpotensi tsunami.

"Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG senantiasa membuka layanan informasi gempabumi dan tsunami 24 jam, yaitu melalui: Call center 021-6546316; http://www.bmkg.go.id;follow twitter @infobmkg;aplikasi iOS dan android "Info BMKG";atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat," jelas Riyadi

Kepala BMKG juga menjelaskan Gempa yang terjadi bukanlah 6,4 SR namun 6,1 SR.

Bupati Lebak Hj. Ita Oktavia Jayabaya tadi malam meninjau lokasi kerusakan terparah akibat gempa dan menelan korban jiwa di Desa Sawarna Kecamatan Bayah Kbuoaten Lebak.

"Kondisi aman pasca gempa, namun banyak rumah warga yang rusak dan roboh," tutur Ita 

Sementara itu Prajurit Kopassus yang sedang melaksanakan latihan di Gunung Botol Kabupaten Bogor yang berbatasan dengan Banten , langsung bergerak membantu masyarakat yang terkena bencana gempa di Desa Citalahap Kabupaten Bogor.

Desa tersebut mengalami kerusakan cukup parang dengan adanya beberapa bangunan yang roboh. Prajurit Kopassus membantu warga membersihkan sisa puing-puing reruntuhan.(E01)


Utama

Berawal Kenalan di Aplikasi Kencan, Saat Bercinta Youtuber Dihabisi dan Dimutilasi Jadi 11

Jakarta - Polisi menemukan sosok mayat laki-laki diduga menjadi korban mutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu sore, 16 S...