Senin, 22 Januari 2018

Dangdutan Berahir Tawuran Antar Desa Di Cirebon

E-News Indonesia - Niat bersenang-senang nonton dangdutan di desa Gamel Plered berahir tawuran anatar pemuda Desa Sarabau Kecamatan Plered dengan Desa Babadan Kecamatan Gunung Jati. Tawuran pecah Sabtu malam Minggu pukul 23.00.

Pertempuran antardesa ini awalnya di hiburan organ tunggal di Desa Gamel, kemudian mereka saling serang di perbatasan antar kedua desa yaitu Desa Sarabau dan Babadan. Sekitar pukul 23.00 WIB. Saling lempar batu dan benda-benda lainya.

Akibat dari kejadian itu, sektiar 8 orang mengalami luka di TKP akibat senjata tajam. Kejadian ini bukan kali pertama namun sudah sering terjadi antara desa Sarabau dan Babadan. Motifnya kemungkinan besar balas dendam.

Pasca terjadinya tawuran yang melibatkan Desa Sarabau Kecamatan Plered dengan Desa Babadan Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon. Perbatasan dua desa dijaga aparat kepolisian bersenjata laras panjang.

Banyaknya polisi di lokasi kejadian membuat suasana di Blok Babadan yang dekat TKP menjadi mencekam. 

Menurut informasi yang dihimpun, sebelumnya kedua desa tersebut memang sudah bermusuhan dan pernah terjadi tawuran. Namun kali ini mereka melakukan aksinya menggunakan berbagai senjata tajam.

Hingga saat ini beberapa anggota TNI dan Polisi dari Polres Cirebon Kabupaten dan Kota masih berjaga - jaga dan telah melakukan olah TKP di perbatasan kedua desa tersebut.

Petugas kepolisian mengamankan beberapa barang bukti yaitu diantaranya parang, celurit, tongkat, batu dan beberapa alat bukti lainnya yang digunakan untuk melakukan aksi tawuran tersebut.(E01)

Utama

Berawal Kenalan di Aplikasi Kencan, Saat Bercinta Youtuber Dihabisi dan Dimutilasi Jadi 11

Jakarta - Polisi menemukan sosok mayat laki-laki diduga menjadi korban mutilasi di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Rabu sore, 16 S...